nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendagri: Satpol PP Enggak Boleh Kampanye, tapi Wajib Menjelaskan Keberhasilan Pemerintah

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 11:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 05 337 1987047 mendagri-satpol-pp-enggak-boleh-kampanye-tapi-wajib-menjelaskan-keberhasilan-pemerintah-4rvMPFeG36.jpg Mendagri Tjahjo Kumolo di Rakornas Kasatpol PP (Fadel/Okezone)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menghadiri Rakornas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) seluruh Indonesia dalam rangka mendukung Pemilu Serentak 2019 di Media Tower Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018). Dia mengingatkan Satpol PP agar bersikap netral di Pemilu.

"Tugas Satpol PP harus netral, enggak boleh ikut kampanye. Menjelaskan program pemerintah yang berhasil itu boleh, wajib hukumnya. Urusan kampanye ada rambu-rambunya," kata Tjahjo di lokasi.

Menurut dia, setiap anggota Satpol PP merupakan aparatur sipil negara (ASN) dan segala tindak tanduknya diatur dalam Undang-Undang ASN. Sebab itu mereka harus mematuhi segala peraturan yang tercantum dalam regulasi tersebut.

"Makanya Satpol PP pegang aturan itu, jadwal yang baik. Satuan Pamong Praja merupakan aparat sipil negara dituntut netral sebagai UU ASN," ujar politikus PDIP itu.

 

Tjahjo juga mengingatkan bahaya radikalisme yang sekarang mewabah di masyarakat. Ia berharap Satpol PP dapat mengawasi warga yang tingkah lakunya mencurigai.

"Orangnya sudah terdata tinggal di RT mana, kota mana, semua di tangan intelijen kepolisian tinggal sharingnya nanti di tingkat kota, provinsi menyampaikan ke Satpol PP," terangnya.

Tjahjo juga menyinggung korupsi di Indonesia. Ia tak ingin melihat ada jajaran Satpol PP yang terjerat kasus rasuah.

"Kasatpol PP juga sebagai pengguna anggaran hati-hati area rawan korupsi. Ini area rawan korupsi, tolong diingatkan," tandasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini