nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Tekankan Humas Kementerian dan Lembaga Negara Harus Melek Teknologi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 03 Desember 2018 21:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 03 337 1986374 pemerintah-tekankan-humas-kementerian-dan-lembaga-negara-harus-melek-teknologi-RcEQJRfohW.jpg Menkominfo Rudiantara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memita semua humas di lingkungan pemerintah mampu mengikuti kemunculan revolusi industri 4.0.

Kementerian yang dipimpin Rudiantara itu pun meluncurkan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) yang dinilai mampu membantu pemerintah untuk menyongsong revolusi industri tersebut.

"Humas pemerintah yang memiliki posisi strategis diharapkan dapat meng-upgrade keahliannya, terlebih dalam menghadapi revolusi industri 4.0 ini, humas pemerintah harus mampu menguasai teknologi dan new media," ujar Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Rosarita Niken Widiastuti dalam keterangan yang diterima Okezone, Senin (3/12/2018).

Acara SAIK yang digelar Kemenkominfo itu diikuti ribuan jaringan Humas Kementerian atau LPNK atau Pemerintah Daerah, Dinas Kominfo Provinsi atau Kabupaten atau Kota. Adapula Humas Badan Usaha Milik Negara, Humas Perguruan Tinggi Negeri dan Komunitas Media Tradisional se-Indonesia.

SAIK 2018 ini mengusung tema Sinergi Indonesia Menuju Era Komunikasi 4.0. Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko turut hadir dalam acara tersebut.

Niken menegaskan humas pemerintah harus dapat berinteraksi dengan masyarakat, dan mendapatkan feedback langsung dari masyarakat. Sekaligus, memetakan sasaran utama dari masyarakat yang mengakses informasi instansinya.

Menurut dia, hal ini sangat penting menjadi bahan utama evaluasi untuk perbaikan proses, konten dan metode kehumasan dari seluruh peserta.

"Kita berkeinginan humas pemerintah terus meningkatkan kompetisi untuk menjawab tantangan global, agar semakin kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan informasi dan komunikasi publik di era digital," ujar Niken.

Selain untuk menyongsong revolusi industri 4.0, kegiatan ini juga berisi kegiatan inovasi dan kreativitas kelompok pertunjukkan rakyat sebagai media hiburan, dan jaringan diseminasi informasi seperti public expose and public service exhibitions.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, BUMN, PTN dan Pemerintah Daerah. Kemudian, Festival Media Pertunjukan Rakyat Tingkat Nasional 2018 dengan peserta dari perwakilan 11 provinsi di Indonesia; Forum Pertemuan Bakohumas Tingkat Nasional dengan peserta 90 Kementerian atau LPNK, 45 BUMN/D, 60 PTN serta Dinas Komunikasi dan Informatika, Humas Setda Pemerintah Daerah dari 34 Provinsi, 514 Kota dan Kabupaten.

Adapula, Anugerah Media Humas (AMH) 2018 dengan peserta sebanyak 158 instansi, terdiri dari 67 instansi pusat dan 91 instansi pemerintah daerah; dan Side event senam sehat bersama komunitas penyandang difabel untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember 2018 dengan peserta komunitas difabel dan masyarakat Kota Tangerang.SAIK yang digelar Kemenkominfo itu diikuti ribuan jaringan Humas Kementerian atau LPNK atau Pemerintah Daerah, Dinas Kominfo Provinsi atau Kabupaten atau Kota. Adapula Humas Badan Usaha Milik Negara, Humas Perguruan Tinggi Negeri dan Komunitas Media Tradisional se-Indonesia.

SAIK 2018 ini mengusung tema Sinergi Indonesia Menuju Era Komunikasi 4.0. Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko turut hadir dalam acara tersebut.

Niken menegaskan humas pemerintah harus dapat berinteraksi dengan masyarakat, dan mendapatkan feedback langsung dari masyarakat. Sekaligus, memetakan sasaran utama dari masyarakat yang mengakses informasi instansinya.

Menurut dia, hal ini sangat penting menjadi bahan utama evaluasi untuk perbaikan proses, konten dan metode kehumasan dari seluruh peserta.

"Kita berkeinginan humas pemerintah terus meningkatkan kompetisi untuk menjawab tantangan global, agar semakin kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan informasi dan komunikasi publik di era digital," ujar Niken.

Selain untuk menyongsong revolusi industri 4.0, kegiatan ini juga berisi kegiatan inovasi dan kreativitas kelompok pertunjukkan rakyat sebagai media hiburan, dan jaringan diseminasi informasi seperti public expose and public service exhibitions.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, BUMN, PTN dan Pemerintah Daerah. Kemudian, Festival Media Pertunjukan Rakyat Tingkat Nasional 2018 dengan peserta dari perwakilan 11 provinsi di Indonesia; Forum Pertemuan Bakohumas Tingkat Nasional dengan peserta 90 Kementerian atau LPNK, 45 BUMN/D, 60 PTN serta Dinas Komunikasi dan Informatika, Humas Setda Pemerintah Daerah dari 34 Provinsi, 514 Kota dan Kabupaten.

Adapula, Anugerah Media Humas (AMH) 2018 dengan peserta sebanyak 158 instansi, terdiri dari 67 instansi pusat dan 91 instansi pemerintah daerah; dan Side event senam sehat bersama komunitas penyandang difabel untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember 2018 dengan peserta komunitas difabel dan masyarakat Kota Tangerang.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini