nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hanura Sebut Aksi Reuni 212 sebagai Gerakan Politik Dukung Prabowo

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 03 Desember 2018 10:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 03 337 1985976 hanura-sebut-aksi-reuni-212-sebagai-gerakan-politik-dukung-prabowo-GqlzTEoJ3O.jpeg Prabowo pidato di depan massa reuni aksi 212. (Foto : Bayu Septianto/Okezone)

JAKARTA – Aksi Reuni 212 disebut telah berubah menjadi gerakan politik praktis untuk kepentingan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Pasalnya, kegiatan tersebut memiliki tujuan politik untuk memberikan dukungan kepada calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Apalagi, pada aksi yang digelar kemarin hari, Prabowo Subianto hadir dan memberikan sedikit sambutan. Namun, Prabowo menyatakan tidak berkampanye.

"Mereka telah bikin reuni ini jadi gerakan politik untuk dukung Pak Prabowo," kata Wasekjen Partai Hanura Tri Dianto kepada Okezone, Jakarta, Senin (3/12/2018).

Menurut Tri, hal tersebut dapat dianalisis dari tokoh-tokoh yang menjadi penggerak kegiatan tersebut. Diketahui, reuni 212 digagas oleh kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Persaudaraan Alumni 212.

"Kalau umat yang hadir mungkin lebih murni untuk reuni. Tapi kalau penggerak-penggeraknya jelas arah politiknya," tutur Tri.

(Baca Juga : Mahfud MD: Reuni 212 Bukan soal Keimanan)

Menurut Tri, tak ada yang perlu disembunyikan apabila kegiatan Reuni 212 iti memiliki kepentingan dibalik aksi tersebut. "Jelas kok, tak perlu disembunyikan. Tapi ya silhkan saja. Bebas saja, namanya juga demokrasi," tutur Tri.

Dalam reuni 212 kemarin, setidaknya dihadiri beberapa pejabat. Antara lain, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

(Baca Juga : Apakah Reuni 212 yang Dihadiri Prabowo Melanggar Aturan Kampanye?)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini