Kilas Balik Peristiwa 1 Desember

Putri Rahmadanti, Okezone · Sabtu 01 Desember 2018 08:35 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 01 337 1985381 kilas-balik-peristiwa-1-desember-0lJdpHNmv4.jpg Mohammad Hatta (foto: Gahetna.nl)

JAKARTA - Tanggal 1 Desember adalah hari ke-335 (atau ke-336 dalam tahun kabisat) pada kalender Gregorian dengan 31 hari menjelang akhir tahun. Berbagai peristiwa penting dan bersejarah pernah terjadi pada 1 Desember. Salah satunya mundurnya Bung Hatta dari bangku kepresidenan yang suratnya sempat ditolak secara halus oleh Ketua DPR saat itu.

Selain peristiwa itu, 1 Desember juga mengingatkan akan hari AIDS Sedunia yang selalu diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebarkan oleh penyebaran virus HIV.

Berikut Okezone merangkum beberapa peristiwa penting yang pernah terjadi pada 1 Desember seperti dikutip dari Wikipedia.org.

1. Portugal Kembali Merdeka dari Spanyol – 1640

Portugal adalah negara maju dan termasuk dalam anggota negara Uni Eropa bergabung pada tahun 1986. Selama abad ke-15 dan 16, Portugis adalah pelopor dalam eksplorasi lepas pantai, mendirikan kerajaan colonial pertama dengan lingkup global, dengan harta benda di Afrika, Asia dan Amerika Selatan menjadi kekuatan dunia ekonomi, politik dan militer.

Pada 1580, setelah krisis suksesi, disatukan dengan Spanyol dalam panggilan Uni Iberia yang akan berlangsung hingga 1640. Setelah perang pemulihan itu dikembalikan kemerdekaan Portugal di bawah dinasti baru Braganza, dengan pemisah dari dua mahkota dan kerajaan.

2. Sawahlunto, Sumatera Barat Resmi Menjadi Sebuah Kota – 1888

Awalnya, Sawahlunto hanya sebuah desa kecil dan terpencil yang berlokasi di tengah-tengah hutan belantara dengan jumlah penduduk kurang lebih 500 orang. Sebagian besar permukaan tanahnya tidak cocok untuk lahan pertanian sehingga Sawahlunto dianggap sebagai daerah yang tidak potensial.

Semenjak ditemukannya 200 juta ton batu bara di Sawahlunto oleh geolog Belanda Ir. W. H. De. Greve pada 1867, Sawahlunto menjadi pusat perhatian Belanda. Tambang batu bara Sawahlunto merupakan asset terpenting bagi pemerintah Kolonial Belanda karena tingginya permintaan dunia akan batu bara sebagai sumber energi di abad penemuan mesin uap di Eropa. Oleh karena itu, pada 1 Desember 1888 Sawahlunto dijadikan sebagai kota yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Kota Sawahlunto.

3. Bung Hatta Mengundurkan Diri dari Bangku Kepresidenan – 1956

Mohammad Hatta yang sering dikenal dengan Bung Hatta lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, 12 Agustus 1902 – meninggal di Jakarta, 14 Maret 1980 merupakan tokoh pejuang, negarawan, ekonom, dan juga Wakil Presiden Republik Indonesia yang pertama. Ia mundur dari jabatannya karena berselisih dengan Presiden Soekarno.

 hatta

Pada 1955 Bung Hatta membuat pernyataan bila parlemen dan konstituante pilihan rakyat sudah terbentuk, Ia akan mengundurkan diri sebagai wakil presiden. Menurutnya, dalam negara yang mempunyai kabinet parlementer, kepala negara hanya sekadar simbol saja sehingga wakil presiden tidak diperlukan lagi.

Sepucuk surat yang ditulis Bung Hatta pada 20 Juli 1965 kepada Ketua DPR ditolak secara halus dengan cara mendiamkan surat tersebut. Kemudian, pada 23 November 1956 Bung Hatta menuliskan surat susulan yang isinya sama dengan surat sebelumnya. Akhirnya, pada sidang DPR 30 November 1956, DPR menyetujui permintaan Bung Hatta untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Presiden yang telah diembannya selama 11 tahun. Lalu, Bung Hatta resmi mundur dari jabatannya pada 1 Desember 1956.

4. Hari AIDS Sedunia – 1988

Penyakit AIDS yang disebabkan oleh infeksi virus HIV telah dikenal publik sejak 1981. Walaupun asal-usul HIV berada di Afrika, penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh penderitanya dengan penyebaran yang sangat cepat ini untuk pertama kalinya Amerika Serikatlah yang menyadari publik. Namun, peringatan Hari AIDS Sedunia sendiri baru dikampanyekan pada 1988.

 aids

James W. Bunn dan Thomas Netter adalah dua pejabat yang pertama kali mencetuskan Hari AIDS Sedunia pada Agustus 1987 untuk Program AIDS Global (saat ini dikenal sebagai UNAIDS). Setelah ide yang disampaikan mereka disetujui oleh Dr. Jonathan Mann, Direktur Program AIDS Global, juga sepakat dengan rekomendasi bahwa peringatan pertama Hari AIDS Sedunia diselenggarakan pada 1 Desember 1988.

5. Terowongan Channel Arah Britania Raya dan Perancis Bersatu – 1990

Terowongan Channel merupakan terowongan rel terpanjang kedua di dunia setelah Terowongan Serikan di Jepang. Terowongan rel sepanjang 50 KM di bawah Selat Inggris (tepatnya di Selat Dover) yang menghubungkan Cheriton, Kent, di selatan Britania Raya dan Coquelles, Calais di utara Perancis ini juga merupakan proyek berbiaya besar karena awalnya dimulai dengan beberapa kesalahan dan akhirnya selesai dibangun pada 1994.

Pada 1990 Terowongan Channel yang dibangun dari arah Britania Raya dan Perancis bersatu pada 40 meter di dasar laut.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini