nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kerusuhan Berujung Napi Kabur, DPR: Lapas Banda Aceh Overkapasitas

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 30 November 2018 15:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 30 337 1985052 kerusuhan-berujung-napi-kabur-dpr-lapas-banda-aceh-overkapasitas-zorhRRjhPy.jpg Nasir Djamil.

JAKARTA – Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Banda Aceh. Akibatnya, sekira 113 napi kabur dengan memanfaatkan momen tersebut, meski 36 di antaranya sudah ditangkap kembali.

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil mengatakan, tak bisa dimungkiri jika salah satu alasan terjadi kerusuhan di Lapas Banda Aceh karena kelebihan muatan. Ia pun mengaku sudah meninjau langsung ke Lapas Banda Aceh.

“Ya memang kapasitasnya 300, sementara hunian 700 sebenarnya kan over kapasitas, fenomena nasional. Jadi, sebenarnya harus dievaluasi secara total model pembinaannya,” kata Nasir ketika dihubungi wartawan, Jumat (30/11/2018).

Akibat kejadian kerusuhan semalam, Nasir menilai diperlukan evaluasi dan investigasi dari pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Hukum dan HAM. Hal itu untuk mengantisipasi agar peristiwa serupa tak terulang kembali.

Suasana di Lapas Banda Aceh pascarusuh. (Foto : Istimewa)Suasana di Lapas Banda Aceh pascarusuh. (Foto : Istimewa)

“Tentu saya sudah meminta kepada Kemenkumham untuk melakukan semacam investigasi, siapa sebenarnya yang memprovokasi sehingga napi-napi nekat untuk melarikan diri dengan merusak bangunan lapas,” jelas dia.

Terkait kinerja dari Kalapas Banda Aceh, Nasir pun memuji. Dikarenakan hingga saat ini, tak ada praktik suap yang terjadi di sana. Hanya saja, menurutnya, masih terdapat kekurangan seperti dari sisi humanisme.

(Baca Juga : 87 Napi Lapas Banda Aceh Masih Buron, Polisi Beri Waktu 3x24 Jam untuk Serahkan Diri)

“Memang Kalapas cukup bagus dan selama beliau tidak ada pungli menegakkan disiplin, tapi sepertinya kurang humanis. Jadi kurang melakukan pendekatan kepada napi,” terang Nasir.

Sebelumnya, Lapas Kelas IIA Banda Aceh dilanda kerusuhan, Kamis malam. Sedikitnya 113 napi melarikan diri. Mereka kabur usai melaksanakan Salat Magrib berjamaah di musala lapas yang berada di Lambaro, Kabupaten Aceh Besar.

(Baca Juga : Napi Banda Aceh Siram Kalapas Pakai Air Cabai Sebelum Kabur)

Hingga siang ini, polisi sudah menangkap 26 narapidana yang sempat kabur. Sementara 87 napi lainnya masih dalam pengejaran.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini