nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

21 Napi Lapas Banda Aceh yang Kabur Ditangkap, 92 Orang Lagi Masih Diburu

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 30 November 2018 00:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 30 337 1984816 21-napi-lapas-banda-aceh-yang-kabur-ditangkap-92-orang-lagi-masih-diburu-iMJ3gBPeLu.jpeg Suasana di Lapas Banda Aceh pasca-rusuh (Istimewa)

JAKARTA - Sebanyak 113 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh kabur setelah menjebol kaca dan jeruji jendela ruang tunggu utama lapas, Kamis (29/11/2018). Hingga kini sudah 21 orang berhasil ditangkap kembali, sisanya 92 orang masih dicari.

Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Ade Kusmanto mengatakan jumlah keseluruhan narapidana di Lapas Banda Aceh per 30 Nopember 2018 adalah 726 orang, di mana satu di antaranya berada di rumah sakit. Sementara yang melarikan diri tadi tercatat 113 orang.

"Yang melarikan diri sebanyak 113 orang, yang sudah tertangkap kembali sebanyak 21 orang," ujar Ade dalam keterangan tertulis yang dikirim ke Okezone, Kamis (29/11/2018).

Ade mengatakan peristiwa ini berawal sekira pukul 18.30 WIB atau saat melaksanakan salat Magrib. Beberapa warga binaan meminta melaksanakan salat magrib berjamaah, namun waktu beribadah malah dimanfaatkan beberapa narapidana untuk kabur. Sekelompok narapidana ini juga mengajak narapidana lainnya untuk melarikan diri.

 

"Memprovokasi narapidana lainnya untuk melarikan diri di Lapas Kelas II A Banda Aceh dengan cara menjebol pagar ornames pemisah kantor utama dengan blok atau taman kunjungan," jelasnya.

Kata Ade, para narapidana yang ingin melarikan diri ini awalnya membawa barbel untuk membobol kawat ornames yang ada di depan Klinik Lapas.

"Kemudian narapidana lari kearah pintu akses P2U, namun karena pintu akses P2U terkunci, sehingga narapidana melewati aula dan ruang kerja Lapas," tuturnya.

 (Baca juga: Kronologi Kerusuhan Lapas Banda Aceh hingga Seratusan Napi Kabur)

"Selanjutnya dengan barbel dan benda tumpul lainnya mendobrak besi tralis jendela ruang aula dan ruang kerja yang menghadap keluar Lapas, selanjutnya narapidana keluar melarikan diri," imbuh Ade.

(Baca juga: Lapas Banda Aceh Rusuh, Sejumlah Napi Kabur)

Saat kericuhan berlangsuyng, petugas piket di lapas tersebut ada 10 yang terdiri dari tiga sipir dan tujuh CPNS Menkumham. Para napi sempat memukul seorang sipir bernama Budi yang saat itu berada di parkiran lapas.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini