KPI Hentikan Program Acara "Pagi-Pagi Pasti Happy" Trans TV

Bayu Septianto, Okezone · Kamis 29 November 2018 22:11 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 29 337 1984801 kpi-hentikan-program-acara-pagi-pagi-pasti-happy-trans-tv-IJCVQAOBmN.jpg ilustrasi

JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menjatuhkan sanksi penghentian sementara pada program acara “Pagi-Pagi Pasti Happy” di Trans TV. KPI memutuskan agar program ini tidak boleh tayang selama tiga hari mulai tanggal 3 sampai 5 Desember 2018.

Penghentian sementara program yang tayang setiap hari pukul 08.30 WIB ini didasarkan pada Surat Keputusan KPI Pusat No.623/K/KPI/31.2/11/2018 yang ditandatangani Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis, pada Jumat (23/11/2018).

Berdasarkan surat keputusan tersebut, program 'Pagi-Pagi Pasti Happy' atau P3H melakukan pelanggaran terhadap sejumlah pasal, antara lain pasal mengenai privasi, perlindungan anak, dan klasifikasi Remaja.

Secara rinci surat keputusan menyebut P3H melanggar Pasal 9, Pasal 13, Pasal 14 Ayat (2), dan Pasal 21 Ayat (1) Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) serta Pasal 9 Ayat (2), Pasal 13 Ayat (1) dan (2), Pasal 15 Ayat (1), dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a Standar Program Siaran (SPS).

Bentuk pelanggaran yang dimaksud antara lain berupa muatan komentar negatif oleh host atau pembawa acara pada program P3H tanggal 27 September 2018 dan tanggal 3 Oktober 2018 yang membahas kasus Kris Hatta-Hilda. Program ini diketahui dipandu Uya Kuya, Nikita Mirzani dan Billy Syahputra.

(Baca Juga: KPI Imbau Tokoh Politik Tak Sembarangan Sebarkan Informasi)

Komisioner KPI Pusat Dewi Setyarini mengatakan keputusan Penghentian Sementara terhadap Program P3H mendasarkan pada pertimbangan bahwa program tersebut tercatat beberapa kali mendapatkan sanksi berupa teguran pertama pada Februari 2018 dan teguran kedua pada Juni 2018.

"Dalam catatan kami,aduan publik terhadap program ini juga cukup banyak,” jelas Dewi Setyarini dalam keterangan yang diterima Okezone, Kamis (29/11/2018).

Menurut Dewi, KPI Pusat telah melalui langkah-langkah sesuai prosedur, yaitu melakukan sidang pemeriksaan pelanggaran untuk meminta klarifikasi, sidang penyampaian putusan, termasuk memberi kesempatan kepada pihak Trans TV untuk mengajukan surat jika terdapat keberatan terhadap penghentian tersebut.

“Berdasarkan pleno, KPI secara final menghentikan program P3H selama tiga hari berturut-turut mulai dari hari senin sampai rabu minggu depan,” tutur Komisioner KPI Pusat bidang Isi Siaran ini.

Dewi berharap, sanksi penghentian sementara ini menjadi bahan refleksi dan evaluasi di internal pengelola program P3H atau Trans TV pada umumnya, agar tidak melakukan pelanggaran kembali sehingga program P3H berubah secara signifikan menjadi lebih baik.

“Jangan lagi ada muatan privasi, apalagi ditambah dengan statement host yang seringkali bukannya menjernihkan persoalan tapi malah memperkeruh keadaan. Membuka aib seseorang berpotensi menimbulkan konflik, dan itu merupakan pelanggaran, apalagi tayang di jam di mana anak dan remaja sangat mungkin menonton dan bisa meniru perilaku negatif,” pungkasnya.

Berdasarkan keterangan dalam surat penghentian tersebut, selama Trans TV menjalankan sanksi tidak diperkenankan menyiarkan format sejenis pada waktu siar yang sama atau waktu yang lain sesuai dengan Pasal 80 Ayat (2) SPS KPI tahun 2012.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini