nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aplikasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Dinilai Bisa Minimalkan Persekusi

Bayu Septianto, Okezone · Selasa 27 November 2018 21:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 27 337 1983684 aplikasi-pengawasan-aliran-kepercayaan-dinilai-bisa-minimalkan-persekusi-ctPIRnAIQ2.jpg Ketua DPP Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA – Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago menilai Aplikasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) atau dikenal dengan aplikasi Smart Pakem merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

Adalah Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang meluncurkan aplikasi Pakem ini, dengan tujuan mengetahui perkembangan dan memudahkan pengawasan aktivitas aliran keagamaan serta aliran kepercayaan.

"Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa saat ini bukan suatu yang gampang, demokrasi tanpa etika dan moral sangat berbahaya bagi kebutuhan NKRI," ujar Irma saat dihubungi, Selasa (27/11/2018).

Aplikasi Smart Pakem ini diketahui ditolak oleh Yayasan Lembaga Bimbingan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pasalnya, kedua lembaga menilai aplikasi ini berpotensi menimbulkan persekusi terhadap kelompok kepercayaan oleh kelompok lain.

Ilustrasi (Shutterstock)

Alhasil, PSI dan YLBHI meminta aplikasi yang dilengkapi dengan fitur di antaranya fatwa MUI, aliran keagamaan, aliran kepercayaan, ormas, informasi, dan laporan pengaduan ditarik kembali.

Namun, menurut Irma, aplikasi ini justru melibatkan masyarakat secara aktif dalam mengawasi atau melaporkan kelompok yang diduga menebar ajaran sesat.

(Baca Juga : Ada Aplikasi Pengawasan Aliran Kepercayaan, PKS dan PSI Beda Pandangan)

"Loh bukannya dengan cara melaporkan ke pihak yang berwajib justru untuk meminimalkan persekusi atau main hakim sendiri. Saya kira aplikasi ini baik dan bermanfaat," pungkasnya.

(Baca Juga : Tarik Ulur Pendirian Rumah Ibadah untuk Aliran Kepercayaan)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini