Share

Wiranto: Pembangunan Infrastruktur Wujud Bangga Pemerintah Akan Bangsa Indonesia

Hambali, Okezone · Selasa 27 November 2018 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 27 337 1983366 wiranto-pembangunan-infrastruktur-wujud-bangga-pemerintah-akan-bangsa-indonesia-dQDAluniSS.jpg Menko Polhukam Wiranto (Foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto membeberkan, sederet prestasi bangsa Indonesia di kancah global.

Hal ini disampaikan Wiranto saat menghadiri wisuda 2.100 mahasiswa Universitas Terbuka (UT) di Aula Universitas Terbuka Convention Centre (UTCC), Jalan Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (27/11/2018).

 Baca juga: PUPR Gandeng 22 Perguruan Tinggi, Kini Mahasiswa Bisa Magang 'Bangun' Infrastruktur

Prestasi tersebut di antaranya, menjadi negara dengan tingkat kepercayaan publik nomor satu di dunia, negara peringkat kedua tujuan investasi, dan negara yang menyandang predikat nomor 9 teraman di dunia.

 Wiranto (Hambali/Okezone)

"Negara kita ini sangat diperhitungkan oleh negara lain. Oleh karenanya, kita harus bangga jadi bangsa Indonesia," ucapnya di hadapan wisudawan-wisudawati UT.

Dilanjutkannya, bangsa Indonesia memiliki keunikan tersendiri dibanding negara-negara lain. Keberagaman suku, agama, adat istiadat, terikat kuat dalam semangat persatuan. Kebanggaan atas nilai-nilai itu, kata dia, harus dijaga bersama-sama dari ancaman perpecahan.

 Baca juga: Infrastruktur Masih Tertinggal, Pemkab Mappi Minta Bantuan Pemerintah Pusat

"Kita tidak boleh mengingkari persatuan itu, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara yang punya berbagai suku bangsa, agama, kalau tidak bisa menyatukan maka sangat rawan. Jadi persatuan adalah kunci untuk menjaga Indonesia ke depan," sambungnya.

Bentuk kebanggaan pemerintah atas persatuan itu, lanjutnya, diwujudkan dengan membangun pula infrastruktur dan prasarana di daerah terpencil maupun perbatasan. Upaya demikian dilakukan agar akses dan distribusi pelayanan masyarakat semakin mudah, sehingga otomatis akan memicu pula tingkat pertumbuhan ekonomi daerah setempat.

"Maka konsep membangun dari pinggiran itu dipahaminya adalah dengan membangun Indonesia menjadi satu. Maka dibangun tol kereta api, jalur udara, agar supaya kita merasa satu," tukasnya.

 Baca juga: Wakil Wali Kota Tangsel Kesal Ditanya soal Pemeriksaan Kadishub

Sebanyak 2.100 mahasiswa UT menjalani prosesi wisuda di aula UTCC. Wisuda periode 1 wilayah 3 tahun 2018 itu mengusung tema "Entrepreneurship Bagi Pendidik di Era Indonesia 4.0" . Sejatinya, Presiden Joko Widodo akan hadir memberi sambutan, namun karena berhalangan akhirnya Presiden mengutus Menko Polhukam Wiranto datang ke lokasi wisuda.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini