Share

Tak Nervous, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Siap Hadapi Dakwaan KPK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 26 November 2018 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 26 337 1982869 tak-nervous-gubernur-aceh-irwandi-yusuf-siap-hadapi-dakwaan-kpk-S1kKNS7VtA.jpg Irwandi Yusuf (Arie Dwi/Okezone)

JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta mengagendakan sidang perdana terkait perkara dugaan suap pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) ‎tahun anggaran 2018 untuk tersangka Gubernur non-aktif Aceh, Irwandi Yusuf.

Irwandi Yusuf mengaku telah siap mendengarkan surat dakwaan ‎yang akan dibacakan tim Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, Irwandi sudah mengetahui isi dakwaan yang disusun oleh tim jaksa.

 Baca juga: Gubernur Non-aktif Aceh Irwandi Yusuf Segera Disidang Terkait 2 Kasus Korupsi

"Dakwan sudah kita baca, jadi sudah tahu naskahnya, engga nervous, saya tau di mana harusnya," kata Irwandi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Senin (26/11/2018).

 Irwandi Yusuf (Arie Dwi/Okezone)

Mantan ‎Juru Progandis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut mengungkapkan bahwa tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi sidang hari ini. Irwandi sendiri rencananya bakal didakwa dalam dua perkara sekaligus.

"Engga perlu persiapan. Mendengar dan jawaban saja.‎ Iya dua perkara langsung disatukan.

 Baca juga: Irwandi Yusuf Pasrah Gugatan Praperadilanya Ditolak

Sekadar informasi, Irwandi Yusuf ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengalokasian dan penyaluran dana otsus Aceh tahun anggaran 2018 oleh KPK.

Selain Irwandi, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya yakni, Bupati Bener Meriah, Ahmadi;‎ serta dua pihak swasta yakni, Hendri Yuzal dan T Syaiful Bahri.

Diduga, Gubernur Irwandi meminta jatah sebesar Rp1,5 miliar terkait fee ijon proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018. Irwandi meminta jatah tersebut kepada Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

 Baca juga: Irwandi Yusuf Akui Batal Nikahi Steffy Burase karena Ketangkep KPK

Namun, Bupati Ahmadi baru menyerahkan uang sebesar Rp500 Juta kepada Gubernur Irwandi lewat dua orang dekatnya yakni Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri. ‎Diduga, pemberian tersebut merupakan bagian komitmen fee 8 persen yang menjadi bagian untuk pejabat di Pemerintah Aceh.

Sementara terkait dugaan gratifikasi, KPK menetapkan Irwandi Yusuf (IY) dan orang kepercayaannya, Izil Azhar (IA) sebagai tersangka penerima gratifikasi pelaksanaan pembangunan Dermaga Sabang tahun anggaran 2006-2011.

KPK menduga Irwandi selaku Gubernur Aceh periode 2007-2012 bersama‎ Izil Azhar menerima gratifikasi terkait proyek di Dermaga Sabang. Total dugaan gratifikasi yang diterima yaitu sebesar sekitar Rp32 miliar.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini