nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemilih Milenial Diminta Tak Pilih Caleg dari Parpol Pendukung Perda Berbasis Agama

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 25 November 2018 18:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 25 337 1982596 pemilih-milenial-diminta-tak-pilih-caleg-dari-parpol-pendukung-perda-berbasis-agama-lV3zNRAk7b.jpg ilustrasi (dok okezone)

JAKARTA – Pemilih milenial diminta untuk tidak memilih calon legislatif (caleg) dari partai politik (parpol) yang mendukung peraturan daerah berbasis agama.

Menurut Koordinator Jaringan Milenial Anti-intoleransi dan Antikorupsi, Alan Singkali, peraturan daerah berbasis agama tertentu yang menjadi polemik belakangan ini telah menggugah rasa nasionalisme masyarakat sebagai bangsa yang utuh.

"Sebagai produk hukum, perda berbasis agama, baik perda berdasarkan Injil, Syariah, dan lainnya justru bertentangan dengan prinsip ekualitas (kesamaan di depan hukum) karena aturan agama tertentu seharusnya tidak berlaku bagi pemeluk agama lain," katanya di Jakarta, Minggu (25/11/2018).

Alan menjelaskan, perda berbasis agama rentan terhadap terjadinya diskriminasi, sebab yurisdiksi hukum mengatur warga dalam sebuah kawasan tertentu, konteks perda, berarti di kawasan suatu daerah.

Koordinator Jaringan Milenial Anti-intoleransi dan Antikorupsi, Alan Singkali. (Ist)

Jelang Pemilu 2019, ia melanjutkan, terdapat sekira 14 juta pemilih pemula dan ada 40 persen pemilih milenial dari total keseluruhan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Mereka yang disebut milenial ini harus diselamatkan pemahamannya tentang kehidupan berkebangsaan. Politik identitas tidak boleh menjadi konsumsi politik mereka. Karena itu, perlu untuk segera menghentikan kriminalisasi terhadap sikap politik atas perda berdasarkan agama tersebut," tegasnya.

(Baca Juga : PDIP Tolak Perda Berbasis Agama kecuali di Aceh)

Sekadar diketahui, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, dilaporkan karena pidato politiknya yang konsisten menolak Perda Injil dan Perda Syariah pada rangkaian acara ulang tahun partai.

"Pasca pidato tersebut, ada banyak partai yang menyatakan mendukung perda-perda berbasis agama. Kami mengimbau pemilih milenial untuk tidak memilih partai yang mendukung perda berdasarkan agama karena itu tidak sesuai dengan komitmen kebangsaan kita," pungkas Alan.

(Baca Juga : Polisi Periksa Pelapor Ketum PSI soal Perda Syariah)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini