nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tingkatkan Daya Saing Masyarakat, Pertamina EP Cepu Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Risna Nur Rahayu, Jurnalis · Kamis 22 November 2018 11:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 22 337 1981109 tingkatkan-daya-saing-masyarakat-pertamina-ep-cepu-gelar-pelatihan-kewirausahaan-OnrU1Cbg7u.jpg Pertamina Cepu gelar pelatihan kewirausahaan (Foto: Pertamina)

BOJONEGORO – Mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Seperti yang dilakukan oleh Pertamina EP Cepu dengan kembali menggelar pelatihan kewirausahaan untuk masyarakat di wilayah operasinya, bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPT PK) Bojonegoro.

Diharapkan pelatihan ini dapat meningkatkan sumberdaya manusia serta menstimulasi pertumbuhan wirausaha mandiri di sekitar lokasi proyek sehingga akan berdampak pada penurunan tingkat pengangguran dan peningkatan ekonomi makro wilayah Bojonegoro.

Program pelatihan kewirausahaan dibuka pada Senin 19 November 2018. Terdapat tiga kategori pelatihan yang diikuti oleh 56 orang, yaitu Pelatihan Tata Busana 20 orang, Tata Boga 20 orang dan Pengembangan Mekanik Motor 16 orang. Sedangkan peserta pelatihan kewirausahaan berasal dari sekitar area proyek JTB.

Pertamina 

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, Agus Supriyanto mengatakan, setiap peserta sebaiknya melaksanakan kegiatan pelatihan dengan serius, jika kedepan mempunyai produk maka perlu dilakukan perbaikan, seperti pengemasan, sertifikat halal dan sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Selain itu ia juga menyoroti perilaku tenaga kerja di Bojonegoro yang lebih senang kerja di daerah yang mempunyai upah minimum kerja lebih tinggi, waktu tua ingin kerja di daerahnya sendiri dan lebih cenderung ingin bekerja di perusahaan minyak.

Perwakilan SKKMIGAS Jabanusa, Yustian Hakiki, menjelaskan bahwa dengan adanya pelatihan ini diharapkan akan muncul pengusaha bengkel yang handal, pengusaha catering yang maju dan pengusaha garmen/butik yang sukses. “Dianjurkan saling membantu agar sama-sama berhasil, jika ada pesanan dalam jumlah besar,” ujar Yustian.

Sementara itu, Musyarofah, warga Desa Pelem yang mengikuti pelatihan ini ingin mengembangkan hobinya. “Terutama karena hobi saya memasak, saya ingin mengembangkan usaha catering,” singkatnya.

Masih ditempat yang sama, Avicenia Darwis sebagai Vice President Bidang Operasi SKKMIGAS telah berkunjung ke tempat pelatihan tersebut pada tanggal 15 Nopember 2018, sangat mengapresiasi masyarakat yang memiliki tekad besar untuk maju dan bergabung dalam pelatihan kewirausahaan ini.

pertamina 

Avi, juga sempat menyampaikan motivasi kepada para peserta pelatihan, antara lain; “Pintar-pintarlah dalam menggali diri dan mengoptimalkan kearifan lokal. Dan juga jadikan lingkungan tempat kita tinggal, desa kita, menjadi lebih berkembang dengan kemampuan yang kita miliki dan kita tingkatkan melalui pelatihan ini,” tandasnya.

Kunadi selaku JTB Site Office & PGA Manager, mengatakan bahwa pelatihan ini akan dilaksanakan selama 20 hari kedepan. Dalam pelatihan, setiap peserta akan mendapatkan pelatihan sesuai dengan bidang masing-masing.

Selain materi ajar, peserta pelatihan tata boga mendapatkan bantuan peralatan seperti mixer, kompor, oven, timbangan digital, penanak nasi/kukusan, blender, loyang. Sementara peserta tata busana atau garmen mendapatkan bantuan peralatan mesin jahit, mesin obras, gunting jahit, penggaris serta kelengkapan menjahit lainnya. Untuk peserta pelatihan mekanik atau bengkel motor mendapatkan bantuan peralatan kompresor dan perlengkapan alat servis motor.

“PEPC dari tahun 2015 sampai sekarang telah melaksanakan program pengembangan masyarakat, khususnya keterampilan kewirausahaan kepada 290 penerima manfaat di bidang migas dan di bidang non migas sebanyak 175 penerima manfaat,” tutup Kunadi.

(ris)

Berita Terkait

Pertamina

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini