Menkumham Yasonna Persilakan Baiq Nuril Ajukan Grasi

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 21 November 2018 15:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 21 337 1980675 menkumham-yasonna-persilakan-baiq-nuril-ajukan-grasi-9fty26Ib1f.jpg Menkumham Yasonna (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

KOTA MALANG - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly angkat bicara terkait desakan pemberian keringanan hukum atau penghentian kasus Baiq Nuril.

Bila Baiq Nuril akan mengajukan grasi, pihaknya mempersilakan. Akan tetapi, lanjutnya, harus dilakukan oleh orang yang bersangkutan.

 Baca juga: Petisi Bebaskan Baiq Nuril Segera Diterima Presiden Joko Widodo

"Kalau beliau mengajukan grasi akan kita lihat nanti. Kan kalau grasi itu harus permintaan yang bersangkutan," ungkap Yasonna di sela-sela penghargaan Anubhawa Sasana bagi desa atau kelurahan di Jawa Timur di Balaikota Malang, Rabu (21/11/2018).

 https://img-k.okeinfo.net/content/2018/11/21/337/1980446/kasus-baiq-nuril-solusi-hukum-dengan-grasi-atau-amnesti-SBW9OjWhu1.jpg

Ia pun kembali menegaskan pengajuan grasi tak boleh diajukan oleh orang lain dan harus yang bersangkutan sendiri. "Tidak boleh diajukan orang lain. Harus yang bersangkutan sendiri," tegasnya.

 Baca juga: Jokowi ke Baiq Nuril: Kalau PK Belum Dapat Keadilan, Bisa Ajukan Grasi ke Presiden

Terkait kapan akan dikabulkannya, pihaknya masih menunggu perkembangan lebih lanjut. "Dia kan masih baru - baru ini. Kita lihat nanti," pungkasnya.

Untuk diketahui, Baiq Nuril didakwa melanggar UU ITE usai dilaporkan oleh mantan kepala sekolah tempatnya dulu mengajar berinisial M. Pasalnya, rekaman pembicaraannya yang berisi ucapan-ucapan tidak senonoh beredar luas di masyarakat pada 2015. M yang tidak terima rekaman itu beredar lantas melaporkan Baiq Nuril ke polisi.

Baiq Nuril

 Baca juga: Jelang Eksekusi, Dukungan Terus Mengalir untuk Baiq Nuril

Kendati sempat divonis bebas oleh Kejaksaan Pengadilan Negeri (PN) Mataram pada 2017, Baiq Nuril kembali harus menelan pil pahit lantaran MA memutuskan untuk memidanakannya selama enam bulan penjara dalam kasus yang sama.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini