nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demokrat Pecat Bupati Pakpak Bharat yang Jadi Tersangka Korupsi

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 19 November 2018 15:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 19 337 1979865 demokrat-pecat-bupati-pakpak-bharat-yang-jadi-tersangka-korupsi-mqLTS8XIEf.jpg Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan (foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua DPC Demokrat Pakpak Bharat yang juga merupana Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu (RYB) ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus suap. Partai Demokrat bersikap tegas pasca kadernya terjerat dalam kasus hukum.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan jika partai berlambang Mercy tersebut akan bersikap tegas dengan segera mencabut Remigo sebagai dari kepengurusan dan keanggotaan partai.

(Baca Juga: Bupati Pakpak Bharat Kena OTT KPK) 

Terjaring OTT, Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu Dibawa ke KPK

"Begitu KPK bilang tersangka, sama dengan sikap Demokrat tak berubah, langsung kami pecat dan kami ganti. Jadi ga ada ampun," ujar Hinca kepada wartawan, Senin (19/11/2018).

Disebutkan Hinca, partai Demokrat sudah mempunyai komitmen kuat atas pemberantasan korupsi. Dimana ketika seseorang dijadikan tersangka langsung dipecat dan bukan karena ingin memperbaiki citra partai.

“Kalau di Demokrat soal korupsi begitu kena tersangka mau tahun pemilu, bukan tahun pemilu sama saja. Tapi kami menghormati asas praduga tak bersalah,” terang dia.

Diketahui, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka penerima suap sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Pakpak Bharat.Ketiganya yakni, Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda ‎Berutu (RYB); Plt Kadis PUPR Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali (DAK); dan pihak swasta Hendriko Sembiring (HSE).

Remigo diduga menerima suap sebesar Rp550 juta dari sejumlah proyek di wilayahnya. Uang Rp550 juta tersebut diterima Remigo dalam tiga ‎tahapan melalui pihak perantara. David Anderson dan Hendriko Sembiring diduga sebagai perantara suap untuk Remigo.

(Baca Juga: Bupati Pakpak Bharat Tersangka Suap, Demokrat Yakin Tak Akan Gerus Elektoral) 

Remigo diduga menggunakan uang suapnya untuk kepentingan pribadi serta guna mengamankan kasus yang menjerat istrinya di penegak hukum lain di Medan. KPK masih mengembangkan perkara ini terhadap pihak-pihak yang diduga memberikan suap untuk Bupati Pakpak Bharat.

Atas perbuatannya, Remigo, David, Hendriko disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini