nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Jebloskan Bupati Pakpak Bharat Remigo Berutu ke Penjara

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 19 November 2018 09:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 19 337 1979646 kpk-jebloskan-bupati-pakpak-bharat-remigo-berutu-ke-penjara-3VdvM68TLt.jpg Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu. (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan sejumlah proyek di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Ketiganya yakni Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda ‎Berutu (RYB); Plt Kadis PUPR Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali (DAK); dan pihak swasta Hendriko Sembiring (HSE).

Ketiganya dijebloskan ke rumah tahanan (rutan) yang berbeda. KPK menahan Remigo ‎di rutan gedung lama KPK di Kavling C1. Sedangkan David Anderson dititipkan ke Rutan Pomdam Jaya Guntur, dan Hendriko di Rutan K4 belakang Gedung Merah Putih KPK.

"Saudara David ditahan di Rutan Guntur, Remigo di Rutan KPK Kavling C1, dan Hendriko di Rutan Cabang KPK di K4," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati, Senin (19/11/2018).

(Baca juga: Bupati Pakpak Bharat Kena OTT KPK)

Ketiganya resmi mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan intensif usai ditetapkan sebagai tersangka. ‎KPK menahan ketiganya selama 20 hari ke depan untuk masa penahanan pertamanya dimulai sejak hari ini.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka penerima suap sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Pakpak Bharat. Ketiganya yakni Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda ‎Berutu (RYB); Plt Kadis PUPR Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali (DAK); dan pihak swasta Hendriko Sembiring (HSE).

Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu. (Foto: Ist)

Remigo diduga menerima suap sebesar Rp550 juta dari sejumlah proyek di wilayahnya. Uang Rp550 juta tersebut diterima Remigo dalam tiga ‎tahapan melalui pihak perantara. David Anderson dan Hendriko Sembiring diduga sebagai perantara suap untuk Remigo.

(Baca juga: Sosok Remigo Berutu, Bupati Pakpak Bharat yang Ditangkap KPK)

Remigo diduga menggunakan uang suapnya untuk kepentingan pribadi serta guna mengamankan kasus yang menjerat istrinya di penegak hukum lain di Medan. KPK masih mengembangkan perkara ini terhadap pihak-pihak yang diduga memberikan suap untuk Bupati Pakpak Bharat.

Atas perbuatannya; Remigo, David, dan Hendriko disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.‎

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini