Termasuk Bupati Pakpak Bharat, Ini 37 Kepala Daerah yang Ditangkap KPK Sejak 2012

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 18 November 2018 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 18 337 1979463 termasuk-bupati-pakpak-bharat-ini-37-kepala-daerah-yang-ditangkap-kpk-sejak-2012-B2lok58ofY.jpg Gedung KPK, Jakarta (Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu bersama lima orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait suap proyek di Dinasn PUPR Pakpak Bharat, Sumatera Utara. OTT berlangsung di Jakarta dan Medan, Minggu (18/11/2018) dini hari.

Catatan Okezone, Remigo merupakan kepala daerah ke 37 yang diciduk KPK sejak 2012. Seperti halnya Remigo, para kepala daerah tersebut ditangkap KPK karena terjerat suap dengan berbagai macam modus dan motif. Suap diterima terkait proyek, pengurusan izin hingga jual beli jabatan eselon di lingkungan pemerintahannya.

Kecuali Remigo, 36 kepala daerah lain sudah ditetapkan tersangka oleh KPK. Sebagian besar di antaranya malah sudah divonis.

Berikut data 37 kepala daerah yang ditangkap KPK sejak 2012:

1. Bupati Buol, Amran Batalipu ditangkap 27 Juni 2012.

2. Bupati Mandailing Natal, Muh. Hidayat Batubara ditangkap 15 Mei 2013.

3. Bupati Gunung Mas, Kalteng, Hambit Bintih, ditangkap 3 Oktober 2013.

Bupati Bekasi Neneng Hasanah turun dari mobil tahanan KPK (Arie/Okezone)

4. Bupati Bogor, Rachmat Yasin Limpo, ditangkap 7 Mei 2014.

5. Bupati Biak Numfor, ‎Yesaya Sombuk, ditangkap 16 Juni 2014.

6. Bupati Karawang, Ade Swara, ditangkap 7 Juli 2014.

7. Bupati Subang, Ojang Sohandi, ditang‎kap 11 April 2016.

8. Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian, ditangkap 4 September 2016.

(Baca juga: Bupati Pakpak Bharat Ditangkap KPK Terkait Suap Proyek PUPR)

9. Wali Kota Cimahi, Atty Suharti Tochija, ditangkap 1 Desember 2016.

10. Bupati Klaten, Sri Hartini, ditangkap 30 Desember 2016.

11. Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti, 20 Juni 2017.

12. Bupati Pamekasan, Achmad Syafi'i, ditangkap 2 Agustus 2017.

13. Wali Kota Tegal, Siti Mashita Soeparno‎, ditangkap 29 Agustus 2017.

(Baca juga: Ini Profil OK Arya Zulkarnaen, Bupati Dua Periode yang Terjaring OTT KPK)

14. Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen, ditangkap 13 September 2017.

15. Wali Kota Batu Malang, Eddy Rumpoko, ditangkap 16 September 2017.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf tiba di KPK (Putera/Okezone)

16. Wali Kota Cilegon, Tb. Iman Ariyadi, ditangkap 22 September 2017.

17. Bupati Nganjuk, Taufiqurrahma‎n, ditangkap 25 Oktober 2017.

18. Bupati Hulu Sungai Tengah, H. Abdul Latif, ditangkap 4 Januari 2018.

(Baca juga: Irwandi Yusuf, Propagandis GAM Jadi Gubernur lalu Ditangkap KPK)

19. Bupati Jombang, Nyono Wiharli Suhandoko, ditangkap 3 Februari 2018.

20. Bupati Ngada, Marianus Sae, ditangkap 11 Februari 2018.

21. Bupati Subang, Imas Aryumningsih, ditangkap 13 Februari 2018;

22. Bupati Lampung Tengah, Mustafa, ditangkap 14 Februari 2018;

23. Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra, ditangkap 28 Februari 2018;

24. Bupati Bandung Barat, Abu Bakar, ditangkap 11 April 2018;

Bupati Cirebon Sanjaya di KPK (Okezone)

25. Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud, ditangkap 15 Mei 2018;

26. Bupati Buton Selatan, ‎Agus Feisal Hidayat‎, ditangkap 23 Mei 2018;

27. Bupati Purbalingga, Tasdi, ditangkap 4 Juni 2018;

28. Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, ditangkap 8 Juni 2018;

29. Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar, ditangkap 8 Juni 2018;

30. Bupati Bener Meriah, Ahmadi, ditangkap 5 Juli 2018;

31. Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, ditangkap 5 Juli 2018;

32. Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap, ditangkap 17 Juli 2018;

(Baca juga: KPK Selisik Penerimaan Gratifikasi Bupati Cirebon via Perbankan)

33. Bupati Lampung Tengah, Zainuddin Hasan, ditangkap 26 Juli 2018;

 

34. Wali Kota Pasuruan, Setiyono, ditangkap 4 Oktober 2018.

35. Bupati Bekasi, Neneng Hasanah ditangkap 15 Oktober 2018

36. Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra ditangkap 24 Oktober 2018.

37. Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolandi, ditangkap pada 18 November 2018.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini