Share

Johanes Kotjo Akui Eni Saragih Fasilitasi Pertemuannya dengan Sofyan Basir

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 15 November 2018 15:50 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 15 337 1978279 johanes-kotjo-akui-eni-saragih-fasilitasi-pertemuannya-dengan-sofyan-basir-uYvlwqzpfS.jpg Johanes Kotjo di Pengadilan Tipikor (Foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - Pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johanes ‎Budisutrisno Kotjo mengakui pernah melakukan pertemuan dengan Sofyan Basir. Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih.

Sebagaimana hal tersebut diakui Johanes Kotjo saat diperiksa sebagai terdakwa dalam perkara dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama proyek PLTU Riau-1 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).

"Bu Eni sebenarnya memfasilitasi pertemuan saya dengan Sofyan Basir, karena kalau saya yang minta ketemu dengan Pak Sofyan, lama, bisa dua minggu, bisa mundur lagi," kata Kotjo.

Sofyan Basir

(Baca Juga: Jaksa Beberkan Peran Sofyan Basir di Kasus Proyek PLTU Riau-1)

Kotjo menjelaskan, peran Eni untuk mempertemukan dirinya dengan Sofyan Basir berjalan mulus. Sebab, sambung Kotjo, jika dirinya yang meminta bertemu Sofyan Basir, maka akan memakan waktu lama.

"Kalau saya yang minta ketemu SB (Sofyan Basir) itu lama, bisa dua minggu. Nah bu Eni ini bisa cepat, otomatis negosiasinya bisa cepat," terangnya.

Dalam perkara ini, Johannes Budisutrisno Kotjo didakwa oleh Jaksa pada KPK menyuap mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih dan mantan Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham sebesar Rp4.750.000.000.

Menurut Jaksa, uang yang diberikan Johanes Kotjo kepada Eni Saragih bertujuan agar perusahaannya mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP)‎ PLTU Riau-1. Proyek tersebut merupakan kerjasama antara PT PJBI, Blackgold Natural Resources Limited, dan China Huadian Engineering Company.

Atas perbuatannya, Johanes Kotjo didakwa melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP‎.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini