nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tim Khusus Dibentuk Cari Black Box Rekaman Percakapan Pilot Lion Air JT-610

Bramantyo, Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 18:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 10 337 1976032 tim-khusus-dibentuk-cari-black-box-rekaman-percakapan-pilot-lion-air-jt-610-P4Pt8v5yJx.jpg Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Foto: Bramantyo/Okezone)

SOLO - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, penyelidikan jatuhnya pesawat Lion Air registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT610 rute Jakarta-Pangkalpinang masih berlangsung melalui Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Soal Lion Air kita tetap lakukan penyidikan melalui KNKT untuk menganalisa," jelasnya Sabtu (10/11/2018).

Usai Ditemukan, Black Box Lion Air JT 610 Langsung Diserahkan ke KNKT

Sementara ini, informasi yang diterimanya menyebutkan, dengan ditemukannya black box FDR (Flight Data Recorder) atau perekam data penerbangan pada Kamis 1 November 2018 lalu, KNKT sudah bisa memberikan kesimpulan penyebab kecelakaan, namun hasilnya tidaklah lengkap.

(Baca juga: Ketua KNKT: Pencarian CVR Black Box Lion Air Tidak Ada Batas Waktu)

"Karena itulah masih perlu ditemukan CVR (Cockpit Voice Recorder) atau perekam percakapan pilot. Dan kita bentuk tim khusus untuk pencarian CVR-nya, " lanjut Budi Karya.

Kementerian Perhubungan dan KNKT njuga juga melakukan inspeksi khusus ke pesawat Boeing 737 Max 8.

Inspeksi bukan hanya terkait pesawatnya juga awak pesawatnya. Demikian juga dengan uji berkala untuk pesawat terbang rutin dilakukan terus-menerus.

"Dengan adanya kejadian ini kita akan melakukan ujian yang lebih masif. Misalkan untuk Lion sekitar 40 persen," tutupnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini