nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi dan Balita Masuk ke 7 Korban Lion Air yang Berhasil Diidentifikasi Hari Ini

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 07 November 2018 19:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 07 337 1974733 bayi-dan-balita-masuk-ke-7-korban-lion-air-yang-berhasil-diidentifikasi-hari-ini-6FQabT1SPb.jpeg Ilustrasi identifikasi Korban Lion Air (Okezone)

JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit (RS) Polri berhasil mengidentifikasi satu balita dan bayi yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Identifikasi balita dan bayi itu merupakan bagian dari tujuh korban yang didapatkan dari sidang rekonsiliasi Tim DVI hari ini, Rabu (7/11/2018).Adapun identitas ke tujuh korban termasuk balita dan bayi yang telah teridentifikasi hari ini adalah:

 Baca juga: Tim DVI Polri: 51 Jenazah Korban Lion Air Telah Diidentifikasi

Pencarian Korban Lion Air

1. Radhika Wijaya, lelaki, usia 4 tahun, diidentifikasi melalui DNA dan medis.

2. Rafezha Widjaya, lelaki, usia 1,9 bulan, identifikasi melalui DNA dan medis

3. Kasan, lelaki, usia 63 diidentifikasi melalui sidik jari.

4. Eling Sutikno lelaki, usia 59, diidentifikasi melalui sidik jari.

 Baca juga: Sudah Hancur, Kokpit Pesawat Lion Air Sulit Jadi Bahan Penyelidikan

5. Sahabudin, lelaki, usia 50, diidentifikasi melalui sidik jari.

6. AKBP Sekar Maulana, lelaki 45, diidentifikasi melalui sidik jari.

7. Dokter Rio Nanda Pratama, lelaki, usia 26, diidentifikasi melalui sidik jari.

"Sidang rekonsiliasi hari ini DVI berhasil mengidentifikasi 7 korban penumpang Lion Air," kata Kepala Bidang DVI Mabes Polri Kombes Lisda Cancer dalam jumpa pers di RS Polri,Jakarta Timur, Rabu (7/11/2018).

Dengan adanya hasil identifikasi jenazah korban Lion Air hari ini, tim DVI Polri telah mengidentifikasi sebanyak 51 korban.

 Baca juga: Penyelam Nyaris Temukan Black Box CVR Lion Air di Laut Karawang

Sementara itu, untuk data antemortem yang dilaporkan di RS Polri sebanyak 213. Sedangkan di RS Bangka Belitung (Babel) ada 43. Dari data itu, data antemortem secara keseluruhan yang teridentifikasi mencapai 189.

Angka tersebut sesuai dengan jumlah manifes penumpang pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP itu. Seluruh pihak keluarga korban sampai saat ini juga sudah melakukan tes DNA

Selain itu, tim trauma healing yang disediakan oleh RS Polri hingga kini tercatat melakukan pendampingan psikologi kepada 164 orang.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini