nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keluarga Korban Lion Air Apresiasi Tim SAR Gabungan dan KNKT

Bayu Septianto, Okezone · Senin 05 November 2018 12:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 05 337 1973416 keluarga-korban-lion-air-apresiasi-tim-sar-gabungan-dan-knkt-hzGldS84vz.jpg Pertemuan Pihak Lion Air dengan Keluarga Korban (Bayu Septianto/Okezone)

JAKARTA - Para keluarga korban Lion Air PK-LQP yang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat dikumpulkan oleh PT Lion Air untuk mendapatkan penjelasan tentang perkembangan proses evakuasi dan pencarian. Mereka mendapatkan penjelasan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Saugi, Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono dan Kepala Pusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi.

Usai mendapatkan penjelasan, keluarga korban diberikan kesempatan untuk berbicara. Salah satu yang mendapatkan kesempatan pertama dalam menyampaikan keluhannya adalah orangtua dari korban bernama Shandy Johan Ramadhan.

 Baca juga: KNKT: Mesin Pesawat Lion Air Masih Hidup saat Menyentuh Air

Ayah Shandy Johan juga menyampaikan apresiasinya kepada tim pencarian dan evakuasi yang telah memaksimalkan pencarian pesawat sejak jatuh pada Senin 29 Oktober 2018 pekan lalu.

 Pertemuan Pihak Lion Air dengan Keluarga Korban (Bayu Septianto/Okezone)

"Sebelumnya kami menyampaikan apresiasi kami sebesar-besarnya kepada Basarnas, KNKT, atau tim yang lain yang tergabung dalam tim laut. Kami merasa tersanjung. Begitu cepatnya bapak-bapak melakukan evakuasi," jelas ayah Shandy Johan yang tak menyebutkan namanya itu, di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018).

Namun, ayah Shandi Johan tak mau memberikan apresiasinya kepada pihak PT Lion Air terutama pendiri Lion Air, Rusdi Kirana. Ia mengecam Lion Air yang dianggapnya telah lalai menghilangkan banyak nyawa manusia.

 Baca juga: KNKT Sebut Pesawat Lion Air PK-LQP Meledak saat Bersentuhan dengan Air

"Maaf, khususnya Pak Rusdi Kirana saya anggap gagal, saya tidak ingin menjadi provokator dan saya tidak ingin menjadi perdebatan," ujarnya.

 https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/11/02/54065/273135_medium.jpg

Menurut ayah dari anak yang bekerja sebagai Jaksa Fungsional di Kajari Bangka Selatan, Lion Air tak pernah sekalipun memberikan empati kepada keluarga korban. Menurutnya, Lion Air harus merangkul semua keluarga korban, dan tak hanya memikirkan santunan saja.

"Jangankan empati. menelpon tidak. Kalau Lion mempresentasikan uang, itu adalah kewajibannya Lion, dan sudah menjadi aturan itu," jelasnya.

 Baca juga: Gunung Anak Krakatau Alami Gempa 673 Kali dalam 2 Hari Terakhir

"Tapi kami sekarang keluarga butuh dirangkul. Kami kehilangan anak kami terkasih. Bukan barang yang kami buang ke laut. Tidak ada empati sama sekali dari Lion," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini