Kronologi Meninggalnya Penyelam Pencari Lion Air di Perairan Karawang

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Sabtu 03 November 2018 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 03 337 1972826 kronologi-meninggalnya-penyelam-pencari-lion-air-di-perairan-karawang-nBCX8s5WgB.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Kepala Basarnas Marsekal Muda M Syaugi turut berduka cita atas meninggalnya penyelam atas nama Syahrul Anto, yang gugur dalam tugasnya saat mencari Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat.

"Saya sebagai Kepala Basarnas, turut berduka sedalam-dalamnya atas gugurnya tim relawan, saya apresiasi tinggi kepada almarhum. Almarhum kualitasnya tinggi, militan, senior, jam selamnya cukup tinggi, tapi Tuhan menghendaki lain," ujar Syaugi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2018).

Syaugi pun menjelaskan singkat terkait kronologi meninggalnya relawan andal tersebut, di mana kemarin sore, ada dua relawan turun ke dasar. "Setelah itu satu pihak sedang mencari sesuatu dia nengok enggak ada, rekannya dan hilang. Ketika naik ke permukaan ternyata sudah ditemukan pingsan oleh tim Basarnas," terangnya.

Dijelaskannya, saat melakukan tugas di lapangan, timnya pun membawa dokter. "Kita punya dokter untuk menangani, kemudian dikompresi," kata Syaugi.

Patroli Udara di Lokasi Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610

(Baca Juga: Penyelam yang Meninggal saat Cari Lion Air Sempat Jadi Relawan di Palu)

(Baca Juga: Syahrul Anto, Penyelam yang Gugur saat Cari Lion Air Pernah Bantu Pencarian Air Asia)

Setelah mendapatkan pertolongan pertama, Syahrul langsung dibawa secepatnya ke Jakarta untuk mendapatkan pertolongan lanjutan di RSUD Koja, Jakarta Utara, dan korban dinyatakan meninggal dunia.

"Dan hari ini sudah dimakamkan di Surabaya. Saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya pahlawan kemanusiaan," pungkasnya.

DIberitakan sebelumnya, Leader Indonesia Rescue Dive Team, Bayu Wardoyo mengatakan bahwa Syahrul Anto merupakan sosok yang ringan tangan. Diketahui, Syahrul adalah salah satu penyelam yang gugur ketika bertugas mencari korban dan serpihan pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

“Orangnya juga memang ringan tangan, teman-teman di Basarnas Makassar itu merasa kehilangan banget,” ungkap Bayu.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini