nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wiranto Akan Temui Massa Aksi Bela Tauhid di Kemenko Polhukam

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 02 November 2018 14:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 02 337 1972415 wiranto-akan-temui-massa-aksi-bela-tauhid-di-kemenko-polhukam-uZkP2bPGgM.jpg Menko Polhukam Wiranto

BOGOR - Menko Polhukam Wiranto meengatakan pihaknya akan menemui massa aksi Bela Tauhid yang menggelar aksi demonstrasi bertajuk Aksi 211. Meski demikian, ia belum mengetahui apa saja yang dituntut oleh massa aksi tersebut.

"Saya juga belum tahu demonstrasi tuntutannya apa. Tapi enggak apa-apa, nanti biar saya akan ketemu dengan mereka, saya akan bicarakan yang diminta itu apa," kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/11/2018).

Menurut Wiranto, tuntutan peserta aksi tersebut sebenarnya telah dilakukan bila hanya meminta pelaku pembakaran bendera yang bertuliskan tauhid tersebut diadili secara hukum. Bahkan, lanjut dia, Banser juga telah menyatakan penyesalan terhadap perbuatan oknum anggotanya tersebut.

"Demontrasi itu kan tidak bisa kemudian memaksakan kehendak, tidak bisa. Demonstrasi itu kan hanya tata cara untuk menyampaikan pendapat dimuka umum, tatkala ada suatu komunikasi yang tidak bisa dilakukan," ujarnya.

(Baca Juga: Aksi Bela Tauhid 211 Sebabkan Kemacetan di Depan Stasiun Gambir)

"Dan demonstrasi itu tidak boleh membuat orang ketakutan, tidak boleh membuat kemudian masyarakat terganggu hak-hak mereka, tudak bisa menggangu lalu lintas, memacetkan lalu lintas, membuat orang enggak bisa beraktivitas, membuat orang takut, enggak boleh," tegas mantan Panglima ABRI itu.

Wiranto memastikan akan berbicara dengan para utusan demonstran tersebut. Sebanyak 5 hingga 10 perwakilan demonstran akan ditemui Wiranto di Kemenko Polhukam.

"Seperti yang lalu, seperti 411, 212, saya juga bicara dengan tokoh-tokoh itu kan. Asal kita enggak emosi, jangan emosi, membuat kegaduhan, jangan membuat kacau, bangsa ini kan sedang banyak tugas yang harus dilakukan ke depan nanti," imbuhnya.

Wiranto juga mengajak para demonstran untuk berempati lantaran adanya musibah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Selain itu, bangsa Indonesia juga baru mendapatkan musibah jatuhnya Lion Air JT-610 di Tanjung Karawang, Jawa Barat.

"Ini kan perlu kita prihatin. Dalam keadaan prihatin ini hal-hal yang menyangkut permasalahan kita, kan seyogyanya kita perbincangkan dengan baik-baik ajalah. Walaupun demikian demo ya dilakukan baik-baik. Nanti saya terima, bicarakan, maunya apalagi. Kan minta maaf sudah, diadili juga sudah dalam proses," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini