nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PKN Revolusi Mental di Manado, Menko PMK Apresiasi Adanya Mal Pelayanan Publik

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 28 Oktober 2018 20:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 28 337 1970080 pkn-revolusi-mental-di-manado-menko-pmk-apresiasi-adanya-mal-pelayanan-publik-IPXXAS4Xc1.jpg Foto: Arie/Okezone

MANADO - Acara Pekan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental 2018 yang digelar di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) resmi ditutup. Dalam acara tersebut, Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani berulangkali menekankan akan pentingnya peningkatan pelayanan publik ke masyarakat.

Peningkatan itu disertakan dengan penghargaan kepada 8 mal yang didaulat menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP) terbaik. MPP tersebut diharapkan bisa mewujudkan Herakan Indonesia Melayani (GIM).

Menko PMK Puan Maharani usai menyerahkan penghargaan menyatakan bahwa hadirnya MPP dinilai merupakan salah satu wujud revolusi mental. Ke delapan daerah yang mendapatkan penghargaan antara lain Provinsi DKI Jakarta, Kota Surabaya, Kota Batam, Kabupaten Banyuwangi, Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kota Tomohon, dan Kabupaten Karangasem.

"Ini menunjukkan revolusi mental secara perlahan tapi pasti sudah dilaksanakan setiap masyarakat, mulai dari pusat dan daerah. Atas nama pemerintah, saya sampaikan apresiasi atas berbagai inovasi pelayanan publik yang telah dilaksanakan," ujar Puan.

Lebih lanjut dikatakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental itu, Kementerian PANRB mendapat tugas untuk mengoordinasikan Program Gerakan Nasional Indonesia Melayani. Pada dasarnya, MPP adalah pengintegrasian berbagai layanan dari daerah dengan berbagai pelayanan publik instansi pemerintah pusat, BUMN dan swasta. Dengan sistem yang modern dan terintegrasi, diharapkan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, aman, transparan, dan efisien.

(Baca Juga: Menko PMK Fokus Tingkatkan Pelayanan Publik Melalui Revolusi Mental)

Sementara itu, Kadis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Denpasar, I Made Kusumadiputra mengatakan bahwa saat ini MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar secara keseluruhan memberikan fasililitas 154 jenis terdiri dari 12 sektor perizinan dan non-perizinan yang berada di bawah naungan DPMPTSP Kota Denpasar. Selain itu, MPP Sewaka Dharma turut memberikan fasilitas 41 jenis layanan dari instansi vertikal.

Adapun instansi vertikal yang bergabung meliputi Kepolisian Republik Indonesia melayani perpanjangan SIM A dan C, SKCK dan surat keterangan kehilangan, perbankan, PLN, PDAM, BPJS, Kantor Pajak, Imigrasi, dan Badan Pertanahan Nasional.

"MPP Denpasar terus berinovasi guna menciptakan kenyamanan masyarakat dan pengguna MPP, turut dioperasikan sistem antrean serta pendaftaran online di Disdukcapil dan Pelayanan SIM. Sedangkan pada Pelayanan Perizinan, serta pelayanan lainnya sudah terlebih dahulu menerapkan sistem online," jelas Kusumadiputra.

Di samping itu, penerapan tanda tangan berbasis elektronik telah dilaksanakan pada izin kesehatan khususnya Surat Izin Praktik Perawat, Surat Izin Praktik Bidan, Surat Izin Praktik Elektromedik, Surat Izin Praktik Fisioterapi, serta Surat Izin Perawat Gigi dan Mulut.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini