nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Semangat Sumpah Pemuda Tutup Pagelaran PKN Revolusi Mental 2018 di Manado

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 28 Oktober 2018 14:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 28 337 1969981 semangat-sumpah-pemuda-tutup-pagelaran-pkn-revolusi-mental-2018-di-manado-NJUMwuinf6.jpg Foto: Arie/Okezone

MANADO - Pagelaran Pekan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental 2018 yang diselenggarakan di Kota Manado, Sulawesi Utara, resmi ditutup pada hari ini.‎ Penutupan PKN Revolusi Mental tahun 2018 ini juga bertepatan dengan Peringatan 90 tahun Sumpah Pemuda.

Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK‎, Nyoman Shuida mengapresiasi seluruh elemen serta masyarakat yang telah mendukung berlangsungnya acara PKN Revolusi Mental 2018 di Manado.

Nyoman berharap keberlangsungan serta kesuksesan acara PKN Revolusi Mental 2018 dapat menjadi simbol penyemangat untuk bangsa Indonesia. Terlebih, penutupan acara PKN Revolusi Mental bertepatan dengan peringatan sumpah pemuda.

‎"Semoga kesempatan ini menjadi momentum untuk berkontribusi dan semakin memperkuat berbagai praktik perubahan yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara sesuai dengan semangat revolusi mental dan sumpah pemuda," ungkap Nyoman di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (28/10/2018).

Pelaksanaan PKN Revolusi mental yang digelar sejak 26-28 Oktober 2018 dihadiri oleh sejumlah Menteri kabinet kerja Joko Widodo (Jokowi). Mereka diantaranya, Menko PMK, MenPANRB, Menko Polhukam, Menko Perekonomian, Menko Maritim, dan Mendagri.

Sebanyak lebih dari 15 ribu orang hadir menyemarakkan berbagai kegiatan PKN Revolusi Mental yang diadakan di Lapangan Koni Sario Kota Manado. Selama tiga hari, berbagai kegiatan sudah diselenggarakan yang meliputi, pameran inovasi pelayanan publik dan kreativitas anak bangsa, pemutaran film bertema Revolusi Mental, Rembuk Nasional GNRM dan diakhiri dengan karnaval budaya pada hari ini.

Berbagai kegiatan yang diselenggarakan selama PKN Revolusi Mental Tahun 2018 ini merupakan cerminan nyata dari nilai-nilai revolusi mental yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong.

Sebelumnya, Menko PMK Puan Maharani menekankan pentingnya gerakan Revolusi Mental yang bertujuan mengubah Indonesia menjadi bangsa dan pribadi yang lebih baik.‎

‎"Gerakan Nasional Revolusi Mental pada intinya adalah sebuah gerakan menjebol penghambat kemajuan dan membangun peradaban yang memajukan bangsa dan negara" kata Puan.

(Baca Juga: Buka PKN Revolusi Mental, Menko PMK Harap Semakin Banyak Masyarakat Berinovasi)

Puan mengungkapkan, penyelenggaraan kali ini untuk mewujudkan praktek pembangunan budaya berkemajuan, khususnya sektor pelayanan publik. Seperti tepat waktu, informasi, transparan, prosedurnya, tanpa pungli, serta memudahkan dan nyaman.

"Pelayanan publik yang memberikan kenyamanan, kemudahan, dan kepuasan bagi masyarakat menuntut komitmen dari seluruh aparatur negara untuk bekerja dengan integritas, etos kerja, dan kebersamaan yang tinggi" jelas Puan

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini