nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Geledah Sejumlah Tempat Terkait Suap Bupati Cirebon, KPK Sita Uang Rp57 Juta

Bayu Septianto, Jurnalis · Sabtu 27 Oktober 2018 16:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 27 337 1969741 geledah-sejumlah-tempat-terkait-suap-bupati-cirebon-kpk-sita-uang-rp57-juta-M7TAgyXfcg.jpg Juru bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah lokasi terkait kasus dugaan praktik suap terkait mutasi jabatan, proyek, dan perizinan di Pemkab Cirebon tahun anggaran 2018. Dalam kasus ini, KPK menjerat Bupati nonaktif Cirebon Sunjaya Purwadisastra.

"Kegiatan berlangsung sejak pukul 13.00 WIB sampai dini hari Sabtu, 27 Oktober 2018," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Sabtu (27/10/2018).

Lokasi penggeledahan, yaitu Kantor dinas bupati dan sekda; Rumah dinas bupati; Rumah pribadi bupati; Kantor dinas PUPR; Kantor Dinas Bina Marga, serta Kantor Badan Pelayanan dan Perizinan.

Dari lokasi penggeledahan disita sejumlah dokumen terkait administrasi kepegawaian. Selain itu disita pula uang tunai sebesar Rp 57 juta.

"Adapula dokumen proyek dan uang tunai Rp57 juta serta bukti transaksi bank senilai Rp40 juta," kata Febri.

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra

KPK sendiri telah menetapkan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra (SUN) dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon, Gatot Rachmanto (GAR) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait mutasi jabatan, proyek dan perizinan.

Diduga, telah terjadi pemberian uang suap dari Gatot untuk Sunjaya melalui seorang ajudan sebesar ‎Rp100 juta terkait fee karena telah melantik Gatot sebagai Sekda Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon.

(Baca Juga : Geledah Ruang Bupati Cirebon, KPK Bawa Dua Koper)

Sunjaya ‎sebagai Bupati juga diduga menerima pemberian lainnya secara tunai dari pejabat di lingkungan Cirebon sebesar Rp125 juta melalui ajudan dan sekretaris pribadi Bupati.

Adapun, modus yang diduga digunakan yakni, pemberian setoran kepada Bupati setelah beberapa pejabat dilantik. Nilai setoran yang dipatok Bupati Sun‎jaya mulai dari Camat hingga eselon tiga.

Selain pemberian tunai terkait mutasi jabatan, diduga SUN juga menerima fee total senilai Rp6.425.000.000 yang tersimpan atas nama orang lain.

(Baca Juga : Cost Politik Jadi Salah Satu Faktor Maraknya Kepala Daerah Terjaring KPK)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini