nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Bongkar Tarif Jual-Beli Jabatan yang Dipatok Bupati Cirebon

Badriyanto, Jurnalis · Jum'at 26 Oktober 2018 10:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 26 337 1969225 kpk-bongkar-tarif-jual-beli-jabatan-yang-dipatok-bupati-cirebon-spdirqebTY.jpg Juru Bicara KPK Febri Diansyah (foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar tarif transaksi jual beli jabatan yang diduga dilakukan oleh Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra di wilayahnya. Politikus PDI Perjuangan itu mematok jabatan mulai Rp50 juta hingga Rp200 juta.

"Dari kasus Cirebon, KPK mengidentifikasi dugaan adanya tarif-tarif yang berbeda untuk pengisian jabatan tertentu," ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (26/10/2018).

(Baca Juga: KPK Tangkap Tangan Bupati Cirebon)

 

Febri mirinci, hasil temuan KPK terkait tarif jabatan yang diperdagangkan oleh Sunjaya tersebut. Tarif yang dipatok tergantung tinggi rendah dan strategis atau tidaknya jabatan, untuk jabatan camat dibanderol Rp25 juta, eselon 3 Rp100 juta, sedangkan eselon 2 Rp200 juta.

"Kami juga menduga, penerimaan hampir selalu terjadi setelah seseorang menduduki jabatan," tegas Febri.

Sebelumnya diberitakan Okezone, pada Rabu 24 Oktober kemarin KPK menggelar operasi tangkap tangan terhadap Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra dan tujuh orang lainnya, karena diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi dengan modus jual-beli jabatan.

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra di KPK (foto: Puteranegara/Okezone)Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra di KPK (foto: Puteranegara/Okezone) 

Selain menjaring tujuh orang, tim antirasuah itu juga menyita sejumlah barang bukti dalam operasi senyap di lingkungan Cirebon. Salah satu barang bukti tersebut diduga tran‎sfer suap uang untuk Sunjaya selaku Bupati Cirebon dan sejumlah uang.

(Baca Juga: Bupati Cirebon Jadi Kepala Daerah Ke-36 yang Kena OTT KPK)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini