DPR Desak Polri Usut Kematian Tahanan yang Memicu Pembakaran Mapolsek di Aceh Tamiang

Windy Phagta, Okezone · Rabu 24 Oktober 2018 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 24 337 1968261 dpr-desak-polri-usut-kematian-tahanan-yang-memicu-pembakaran-mapolsek-di-aceh-tamiang-ztD22s91j3.jpg Nasir Djamil (Humas Fraksi PKS)

BANDA ACEHMapolsek Bendahara di Kabupaten Aceh Tamiang dibakar massa yang kecewa karena tersangka kasus narkoba yang ditahan di situ tewas tak wajar. Anggota Komisi III DPR RI, M Nasir Djamil mendesak Mabes Polri mengusut tuntas kasus kematian tahanan yang memicu amuk massa.

“Jika memang dalam penyelidikan ditemukan adanya kekerasan fisik yang dilakukan oleh oknum Polsek maka pimpinan Polri diharapkan tidak segan untuk memecatnya dan memproses secara hukum yang berlaku,” ujar anggota Fraksi PKS tersebut, Rabu (24/10/2018).

Nasir yang merupakan wakil rakyat dari Aceh menyayangkan pembakaran Mapolsek Bendehara pada Selasa 23 Oktober kemarin oleh sejumlah massa.

Aksi bermula saat ratusan masyarakat diduga dari Kampung Tanjung Keramat, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang berunjuk rasa di Mapolsek Bendahara, memprotes kematian tak wajar warganya bernama Mahyar usai ditangkap dan ditahan polisi karena diduga terlibat kasus narkoba. Massa kemudian mengamuk dan membakar Mapolsek Bendahara.

 

Mapolsek Bendahara saat dibakar massa (Istimewa)

Menurut Nasir, seharusnya tahanan di kantor polisi mendapat perlindungan sekalipun mereka pelaku kejahatan, bukan justru disiksa.

“Apapun alasannya, menyiksa tahanan apalagi sampai tewas jelas pelanggaran hukum dan HAM, maka kita minta ini diusut tuntas sehingga tidak berulang di masa mendatang,” ujar Nasir Djamil.

(Baca juga: Massa Bakar Mapolsek Bendahara Aceh Tamiang, Ini Pemicunya)

Karena itu, Nasir juga telah mengusulkan kepada pimpinan Komisi III DPR RI untuk melakukan kunjungan spesifik ke Aceh Tamiang guna melihat dan mendengar langsung peristiwa yang mengenaskan itu.

(Baca juga: Kapolsek Bendahara Dicopot Usai Tahanan Tewas yang Memicu Amuk Massa)

“Komisi III juga akan mengunjungi Mapolsek yang dibakar dan akan mendengar langsung bagaimana peristiwa seperi itu bisa terjadi, kenapa masyarakat marah, tentu ini ada sesuatu yang mereka tidak bisa terima,” ujarnya

Nasir juga menyambut baik langkah Kapolda Aceh Irjen Rio S Djambak yang langsung mencopot Kapolsek Bendahara Ipda Iwan Wahyudi dan menunjuk sebagai penggantinya AKP Sumasdiono.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini