nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rizal Ramli Diperiksa sebagai Saksi Kasus Pencemaran Nama Baik Surya Paloh

Badriyanto, Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2018 12:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 24 337 1968245 rizal-ramli-diperiksa-sebagai-saksi-kasus-pencemaran-nama-baik-surya-paloh-U9iwHpuiXO.jpg Rizal Ramli didampingi pengacanya Otto Hasibuan ke Polda terkait pencamaran nama baik Surya Paloh. Foto: Okezone/Badriyanto

JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa sebagai terlapor atas kasus dugaan pencemaran nama baik, karena telah menuding Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sebagai orang di balik kebijakan impor yang dilakukan pemerintah.

Baca: Laporkan Surya Paloh ke Bareskrim, Rizal Ramli Sodorkan 2 Bundel Bukti

Rizal Ramli menegaskan, tidak ada maksud untuk mencemaskan nama baik Surya Paloh melainkan hanya menyampaikan informasi yang ia ketahui mengenai kebijakan impor yang dilakukan pemerintah khususnya Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang kebetulan kader NasDem.

"Saya ingin menegaskan kami tidak ada niat untuk merusak nama baik siapa pun, lembaga atau orang, karena Rizal Ramli dari dulu selalu memperjuangkan kepentingan publik," kata Rizal Ramli di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Foto: Okezone/Fadel Prayoga

Rizal Ramli mengaku heran karena yang melapor ke polisi mengatasnamakan NasDem padahal pernyataan yang dipersoalkan itu tuduhan kepada Surya Paloh secara pribadi bukan kapasitasnya sebagai Ketum partai. Itu pun disampaikan di stasiun televisi swasta yang seharusnya menjadi produk jurnalistik.

Baca: 720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

"Apalagi yang diadukan ke saya itu wawancara saya di dua televisi, harusnya masuk undang-undang pokok Pers, itu kan aturannya. Kalau di media kok tiba-tiba main panggil," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Okezone, Ketua Badan Advokasi Hukum Partai Nasdem Taufik Basari membuat laporan setelah sebelumnya sudah melayangkan somasi agar Rizal Ramli menarik tudingannya.

Laporan diterima polisi dengan nomor TBL/4963/IX/2018/PMJ/Dit Reskrimum tertanggal 17 September 2018. Rizal terancam Pasal 310 dan atau 311 KUHP dan atau Pasal 27 Ayat 3 junto Pasal 45 Ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini