Share

Moeldoko: Generasi Milenial Miliki Tantangan Besar

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 23 Oktober 2018 22:58 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 23 337 1968069 moeldoko-generasi-milenial-miliki-tantangan-besar-h0RdnWJfJE.jpeg Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko (Foto: Ist)

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, generasi milenial memiliki tantangan yang besar kendati kelihatannya mereka seperti hidup dengan kemudahan. Misalnya, mudah mendapatkan akses pendidikan, informasi, dan lainnya.

“Sebenarnya generasi milenial ini memiliki tantangan yang lebih besar. Keadaan sekarang sudah beda baik kecepatan, risiko, kompleksitas, maupun kejutan yang terjadi karena lompatan perkembangan teknologi,” ujarnya, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Moeldoko yang hadir dalam ‘Obrolan Santai Laporan Empat Tahun Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla’, di BPPT, Jakarta, menyarankan agar generasi milenial melibatkan diri dalam melakukan perubahan, sesuai peran masing-masing dengan membangun mentalistas pemimpin, karena yang dikerjakan bisa menjadi prestasi bangsa.

"Maka, pilihannya, apakah mau melakukan kerja biasa saja, atau mau membuat perubahan?” ujarnya.

(Baca Juga: 4 Tahun Memimpin, Jokowi Habiskan Rp187 Triliun untuk Dana Desa)

Posisi Indonesia di dunia global, dijelaskan Moeldoko, bila dibandingkan pembangunan infrastruktur Tiongkok dan Kosta Rika. Tiongkok sangat masif sehingga mendukung upaya menjadi penguasa ekonomi dunia. Sedangkan Kosta Rika punya ‘best performing national plan of science and technology’.

Jokowi-JK

Namun, Indonesia terus mengejar ketertinggalan, dan itu dilakukan melalui pembangunan infrastruktur pula. Sebab, melalui pembangunan, konektvitas dan produktivitas, dan kemudahan dalam berbagai hal dapat terus ditingkatkan.

Program pemerintah di bawah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) lainnya yang dijabarkan Moeldoko, adalah program dana desa, yang ia tegaskan bahwa pemerintah terbuka menerima masukan. "Jika ada permasalahan dalam penyaluran dana yang kurang menimbulkan partisipasi masyarakat, boleh dilaporkan untuk dilaporkan untuk ditindaklanjuti," pungkasnya.

Dana desa yang digelontorkan pemerintah selama empat tahun terakhit mencapai Rp187 triliun, dan itu digunakan untuk berbagai hal, yang terkait untuk mengikisi kesenjangan dan menghapus kemiskinan di Tanah Air.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini