nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka Terkait Penembakan Ruang Kerja Anggota DPR

Badriyanto, Jurnalis · Selasa 16 Oktober 2018 16:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 16 337 1964776 polisi-tetapkan-2-orang-tersangka-terkait-penembakan-ruang-kerja-anggota-dpr-mkF8bMZvMi.jpg 2 Tersangka penembakan Gedung DPR (foto: Badri/Okezone)

JAKARTA - Polisi resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka terkait kasus penembakan ruang kerja Anggota DPR RI di Gedung Nusantara I Senayan, Jakarta Pusat, masing-masing pelaku berinisial IAW dan RMY diduga menguasai Senjata Api tanpa izin.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, kedua tersangka latihan menebak di Lapangan Tembak Senayan. Dua peluru yang digunakan nyasar dan menembus ruang kerja anggota DPR yang kebetulan tidak jauh dari lokasi.

"Berdasarkan barang bukti peluru, senjata dan identitas yang dimiliki, dapat disimpulkan karena kelalaiannya," ungkap Nico di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

(Baca juga: Insiden Peluru Nyasar, Anggota Dewan: DPR Pusat Politik Indonesia, Harus Dijaga)

(Baca juga: IPW: Kasus Peluru Nyasar Selalu Berulang, Pelakunya Tidak Pernah Tertangkap)

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 1 pucuk senjata api jenis Glock 17, 9x19 buatan Austria berwarna hitam coklat dan 1 pucuk senjata api merek AKAI Costum buatan Austria kaliber 40 warna hitam.

 penem

Dua senjata itu digunakan berasal dari seorang temannya pada Februari 2018, senjata api itulah yang dikuasai dan dipergunakan oleh para pelaku saat latihan di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta Pusat

"Sehingga dijerat Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan acanama hukuman 20 tahun penjara," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Okezone, penembakan terjadi pada Senin 15 Oktober kemarin sekira pukul 14.45 WIB. Peluru mengenai ruang kerja Anggota Komisi III Fraksi Gerindra Wenny Waraouw, saat itu sedang menerima tamu seorang pendeta bernama Hesky Roring dan polisi AKBP Ronal Rumondor.

 penemabak

Selain ruangan Wenny, peluru juga menembus jendela kamar tepatnya di nomor 1313, lantai 13 yang dihuni Anggota DPR dari Fraksi Golkar fraksi Partai Golkar Bambang Heri Purnama. Peluru itu mengenai jilbab Tenaga Ahli Bambang.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini