nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jaksa KPK Bakal Beberkan Peran Pengurus PT NKE dalam Dakwaan

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 13:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 11 337 1962606 jaksa-kpk-bakal-beberkan-peran-pengurus-pt-nke-dalam-dakwaan-08eukKB5jS.jpg Juru bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta mengagendakan sidang perdana pembacaan dakwaan perkara dugaan korupsi yang menyeret PT Duta Graha Indah Konstruksi (PT DGIK). PT DGIK saat ini telah berubah nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring (PT NKE).

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ‎tim jaksa penuntut umum pada KPK akan membeberkan peran-peran pengurus PT NKE dalam surat dakwaan yang akan dibacakan hari ini.

"Penuntut Umum KPK akan menguraikan bagaimana peran pengurus korporasi, baik yang menjadi personel pengendali ataupun pihak lain yang terkait," kata Febri melalui pesan singkatnya, Kamis (11/10/2018).

‎Selain itu, sambung Febri, tim jaksa akan membeberkan secara rinci proyek-proyek yang pernah ditangani PT NKE. Menurut Febri, proyek-proyek yang akan dirincikan dalam surat dakwaan merupakan bagian dalam pengusutan perkara PT NKE.

"Aspek kerugian negara dan pihak-pihak yang diuntungkan dari korupsi tersebut juga akan diuraikan," sambungnya.

Gedung KPK (Dok Okezone)

PT DGIK yang kini berubah nama menjadi PT NKE merupakan korporasi pertama yang dijadikan te‎rsangka oleh KPK. PT DGIK dijerat pasal korporasi setelah adanya aturan baru dari Mahkamah Agung (MA) Nomor 13 Tahun 2016.

PT DGIK ‎diduga terlibat kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus pada Universitas Udayana, Bali. PT DGIK disinyalir berperan sebagai kontraktor yang menggarap proyek pembangunan RS Pendidikan Khusus pada Universitas Udayana.

PT DGIK diduga telah merugikan negara sekira Rp25 miliar dari nilai total proyek sebesar Rp138 miliar. Belakangan, KPK mengendus adanya praktik korupsi yang melibatkan PT DGIK dalam enam proyek lainnya‎. Enam proyek tersebut ialah pembangunan Gedung RS Pendidikan di Universitas Mataran dan pembangunan gedung BP2IP di Surabaya.

(Baca Juga : Dirut PT NKE Wakili Perusahaannya Hadapi Sidang Perdana Korupsi Korporasi‎)

Kemudian, pembangunan Gedung R‎SUd di Kabupaten Dharmasraya/Sungai Dareh, pembangunan gedung Cardiac di RS Adam Malik Medan, pembangunan ruang paviliun di RS Adam Malik Medan, serta pembangunan gedung RS Inspeksi Tropis di Surabaya.

(Baca Juga : PT DGIK Kembalikan Rp70 Miliar ke KPK Terkait Perkara Korupsi)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini