Share

Irman Gusman Ajukan PK Kasus Gula Impor, Kantongi 3 Alat Bukti Baru

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 10 Oktober 2018 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 10 337 1962054 irman-gusman-ajukan-pk-kasus-gula-impor-kantongi-3-alat-bukti-baru-NSSLaknFHc.jpeg Irman Gusman (tengah) jelang sidang PK di Pengadilan Tipikor Jakarta (Fardiansyah/Okezone)

JAKARTA โ€“ Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta mengelar sidang perdana peninjauan kembali (PK) yang diajukan Irman Gusman atas vonis 4,5 tahun penjara karena kasus suap kuota pembelian gula di Perum Bulog. Mantan ketua DPD RI itu mengaku memiliki alat bukti baru atau novum.

Sidang dimulai dari pukul 10.45 WIB. Irman yang mengenakan kemeja batik motif bunga-bunga sempat menyalami satu per satu penonton sidang. Saat berjalan menuju kursi pesakitan, Irman tersenyum. Dia didampingi kuasa hukumnya Lilik Setyadjid.

โ€œIni hak saya sebagai pencari keadilan,โ€ kata Irman Gusman, Rabu (10/10/2018).

Di depan majelis hakim dipimpin Diah Siti Basariah dalam sidang, Lilik mengatakan ada tiga alasan mereka mengajukan PK. Pertama adanya tiga alat bukti baru yakni tentang surat Memi yang menyebut Irman tak tahu akan diberikan Rp100 juta terkait kuota impor gula.

Lilik mengklaim kliennya tidak pernah tahu Memi akan ke Jakarta dan membicarakan pemberian uang hadiah ke Irman. โ€œarena itu pemohon PK tidak bisa dikatakan menerima sesuatu yang berhubungan dengan jabatannya atau bertentangan kewajiban atau tidak dilakukan dalam jabatan," katanya.

Terkait adanya surat perintah setor pada 28 Juli 2016, Lilik menilai Bulog hanya menyetujui penjualan gula untuk operasi pasar dilakukan perusahaan Memi dan Xavendariandy yakni CV Semesta Berjaya 1.000 ton, bukan 3.000 ton.

Lilik menilai bahwa adanya kontradiksi atau pertentangan dalam putusan majelis hakim memutuskan vonis terhadap Irman. Dia juga menganggap vonis majelis hakim atas dakwaan jaksa tidak berdasar pada aturan hukum positif Indonesia, khususnya tentang perdagangan pengaruh (tranding in influence).

Kuasa Hukum Irman Gusman, Muhammad Rullyandi mereka juga menyerahkan bukti tiket pesawat, surat keterangan dan bukti penyetoran serta hitungan yang disetujui untuk harga gula ke hakim sebagai bagian dari novum.

(Baca juga: Irman Gusman Bantah Terima Suap)

"Sebagaimana tadi sudah disebutkan, ada bukti tiket pesawat, surat keterangan dari saudara Memi dan juga ada bukti penyetoran dan hitung yang disetujui untuk harga gula. Nanti akan kita dalami lagi pada sidang berikutnya," ujarnya.

Mereka meminta hakim mengabulkan PK Irman Gusman dan membebaskan kliennya dari pidana.

Sebelumnya pada Februari 2017, Irman Gusman sudah divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsidair tiga bulan kurungan karena terbukti menerima suap dalam kasus gula impor.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini