nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

NasDem "Angkat Topi" untuk Bupati Malang Rendra Kresna

Muhamad Rizky, Jurnalis · Rabu 10 Oktober 2018 08:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 10 337 1961902 nasdem-angkat-topi-untuk-bupati-malang-rendra-kresna-7bK9zh90Bd.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Pascarumah dinas dan rumah pribadinya digeledah penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Malang sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem, Jawa Timur, Rendra Kresna, resmi mengundurkan diri.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menyebut langkah Rendra Kresna yang mengundurkan diri sudah tepat. Menurutnya, hal itu sesuai dengan ketentuan yang sudah ada di NasDem padahal Rendra sendiri belum ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"NasDem itu selalu taat hukum," kata Irma kepada Okezone, Rabu(10/10/2018).

(Baca juga: Bupati Malang Tersangka Gratifikasi Dana Alokasi Khusus 2011)

(Baca juga: Rumahnya Digeledah KPK, Bupati Malang: Doakan Saja Selamat)

 kourpsi

Irma mengatakan, pengunduran diri tersebut sebagai langkah yang baik sebab dengan adanya penggeledahan tersebut setiap kader yang ada di partainya harus bertanggungjawab sehingga mengundurkan diri merupakan bentuk pertanggungjawaban.

"Itu adalah tanggung jawab dia sebagai partai, sebagai bangsa, dan negara, hebat kan. Itu memang bagian dari NasDem kalau nasdem begitu ada kasus biasanya langsung mengundurkan diri," terangnya.

Terkait dengan upaya bantuan hukum dari NasDem Irma meyakini, Rendra telah mempersiapkan hal itu, sehingga oartainya dalam hal ini tidak memberikan bantuan hukum.

"Beliau itu sudah tau apa yang harus dilakukan jadi kita enggak perlu memberikan bantuan hukum dan sebagaunya beliau pasti sudah punya lah," tukasnya.

Rumah dinas dan rumah pribadi Bupati Malang Rendra Kresna digeledah penyidik KPK. Penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan gratifikasi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2011.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini