nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

12 Penyebar Hoaks Gempa Lombok dan Tsunami Palu Diringkus Polisi

Badriyanto, Jurnalis · Senin 08 Oktober 2018 17:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 08 337 1961195 12-penyebar-hoaks-gempa-lombok-dan-tsunami-palu-diringkus-polisi-yhIYgGhkeo.jpg Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto. (Foto: Puteranegara/Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 12 orang dari berbagai daerah di Indonesia berhasil ditangkap polisi karena ketahuan menyebar berita bohong atau hoaks di media sosial terkait bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menyampaikan, masing-masing tersangka diamankan di daerah yang berbeda-beda seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Batam, Sidoarjo dan Sulawesi Selatan.

Ilustrasi.

"Polri mengidentifikasi ada 14 akun medsos yang diduga telah menyebarkan berita bohong sehingga dapat menimbulkan keresahan di masyarakat, dari 14 akun tersebut telah diamankan 12 orang tersangka," kata Setyo dalam keterangannya, Senin (8/10/2018).

(Baca juga: Sebar Hoaks soal Gempa, Wanita Pekanbaru Berinisial ML Ditangkap Polisi)

Masing-masing tersangka bernama Epi Wariani, Joni Afriadi, Uril Unik Febrian, Bobby Kirojan, Ade Irma Suryani Nur, Dhany Ramdhany, Martha Margaretha, Malini, Royke Salendo, Eddy Anggara Setiawan, Rod Yudah Hermon dan Yunan Anies

Adapun motif para pelaku bermacam-macam, ada yang ingin mengingatkan teman-temannya hingga ada yang disebabkan karena tidak suka dengan pemerintahan yang sekarang.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini