Penyebar Hoaks Ratna Sarumpaet Dapat Dijerat UU ITE dengan Ancaman 6 Tahun Penjara

Bayu Septianto, Okezone · Rabu 03 Oktober 2018 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 03 337 1959301 penyebar-hoaks-ratna-sarumpaet-dapat-dijerat-uu-ite-dengan-ancaman-6-tahun-penjara-sXHvdStVJW.jpg Desy Ratnasari. (Dok Okezone)

JAKARTA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, meminta penyebar berita bohong atau hoaks aktivis Ratna Sarumpaet dianiaya mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia pun mengusulkan agar penyebar berita hoaks itu dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman 6 tahun penjara.

Dalam akun Twitter miliknya, Mahfud MD menjelaskan, para perekayasa kabar Ratna Sarumpaet dianiaya harus memberikan jawabannya. Mahfud sendiri sebelumnya juga terjebak dengan kabar bohong itu dengan menyampaikan rasa simpati dan meminta kepolisian untuk mengusut penganiayaan tersebut.

Namun, ternyata kabar penganiayaan itu hanyalah kebohongan yang dibuat Ratna Sarumpaet. Karena itu, ia mengusulkan penyebar hoaks tersebut agar dijerat UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara.

"Tanyakanlah itu kpd yg merekayasa berita bohong. Mereka yg hrs jawab. Sy sih terlanjur menyatakan simpati dan empati kpd Ratna dan meminta Polri mengusut penganiayanya. Eh, ternyata beritanya bohong. Maka sy usul penyebar beritanya dijerat thn UU ITE dgn ancaman penjara 6 tahun," cuit @mohmahfudmd, seperti dilihat Okezone, Rabu (3/10/2018).

Sekadar diketahui, penyebaran hoaks diatur dalam Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), sebagaimana telah diubah oleh UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Dalam UU itu, penyebar hoaks dapat dipidana penjara dengan hukuman maksimal 6 tahun dan/atau denda maksimal Rp1 miliar.

Ratna Sarumpaet (Foto : Badriyanto/Okezone)

Selain itu, dengan terbongkarnya kebohongan penganiayaan terhadap salah satu penggerak #2019gantipresiden tersebut, ia menyebut 3 inisial nama untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ketiga inisial nama yang disebutkan Mahfud ialah FZ, RMy, dan SU.

"Siang ini sdh terbukti kan? Tinggallah kini penyebar beritanya spt FZ, RMy, dan SU mempertanggungjawabkan," kicaunya.

(Baca Juga : TKN Jokowi-Ma'ruf: Farhat Abbas Laporkan Prabowo Cs ke Polisi atas Nama Pribadi)

Sekadar diketahui, Ratna Sarumpaet telah mengakui kalau dirinya melakukan kebohongan telah dianiaya orang di Bandung. Ratna ternyata tak dianiaya sebagaimana foto dengan wajah lebam yang tersebar ke publik.

Sebab, foto tersebut ternyata kondisi dirinya ketika sedang melakukan bedah sedot lemak di pipi.

(Baca Juga : Mahfud MD Sempat Simpati, Ternyata Penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet Bohong)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini