Share

Ini Awal Mula Kenapa Muncul Kabar Ratna Sarumpaet Dianiaya Orang

Badriyanto, Okezone · Rabu 03 Oktober 2018 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 03 337 1959161 ini-awal-mula-kenapa-muncul-kabar-ratna-sarumpaet-dianiaya-orang-QAhd3EfAos.jpg Ratna Sarumpaet (foto: Okezone)

JAKARTA - Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet membantah telah dianiaya sekelompok orang hingga menyebabkan lebam di bagian wajahnya. Dia pun menjelaskan, awal kabar beredarnya kasus penganiayaan dirinya.

Ratna membenarkan, jika dirinya berada di Rumah Sakit Bedah Bina Estetika, Jakarta saat kabar mengenai penganiayaan dirinya beredar, yakni pada 21 September 2018. Lalu, dia sempat bergurau oleh anaknya saat ditanya mengenai wajahnya yang lebam usai dari rumah sakit bedah tersebut.

(Baca Juga: Ratna Sarumpaet Bantah Dirinya Dianiaya)

Ratna Sarumpaet (Dok Okezone)	Ratna Sarumpaet (Dok Okezone) 

"Betul saya ada di dokter hari itu dan pulang masih ada lebam di wajah. Kebodohan yang saya lakukan, saya ditanya anak saya, kemudian saya jawab dipukuli orang. Jawaban pendek itu terus dikorek karena anak liat ibunya lebam-lebam. saya tak pernah membayangkan kebodohan ini," ungkap Ratna dalam Konfrensi Pers di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Dia pun mengaku, akan memperbaiki kesimpangsiuran kabar mengenai penganiayaan yang sudah membuah heboh ini.

"Jadi selama seminggu ini cerita hanya berputar di keluarga saya. Tidak ada hubungannya dengan di luar dengan politik. Tapi setelah sakit kepala saya mereda. Saya enggk tahu gimana tapi saya kembali pada cerita itu. Mohon ini jangan dianggap saya mencari kebenaran," urainya.

(Baca Juga: Polisi Bakal Panggil Orang yang Pernah Berikan Informasi Kondisi Ratna Sarumpaet) 

Tak hanya itu, Ratna juga sempat mengumpulkan anak-anaknya dan keluarga untuk meluruskan kabar penganiayaan tersebut. Walau berat, Ratna memutuskan untuk mengakui kesalahannya.

 

"Saya panggil anak-anak saya dan orang-orang di rumah ini bahwa itu perbuatan saya dan saya tidak punya jawaban kecuali mengakuinya. Semoga pihak yang berdampak pada perbuatan ini mau menerima bahwa saya hanya manusia biasa, perempuan yang dikagumi banyak orang juga bisa tergelincir," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini