Dahnil Anzar Sebut Ada Kejanggalan dalam Penyelidikan Kasus Ratna Sarumpaet

Bayu Septianto, Okezone · Rabu 03 Oktober 2018 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 03 337 1959071 dahnil-anzar-sebut-ada-kejanggalan-dalam-penyelidikan-kasus-ratna-sarumpaet-dqhgz4mehy.jpg Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Dahnil Anzar Simanjuntak, koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mengatakan ada kejanggalan penyelidikan yang dilakukan kepolisian terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet.

Dahnil menilai adanya kejanggalan karena kepolisian tidak berusaha meminta keterangan kepada Ratna Sarumpaet. Meski Ratna tak mau melaporkan kasus penganiayaan ke kepolisian, menurut Dahnil, polisi seharusnya "jemput bola" dengan mendatanginya.

(Baca juga: Polisi Beberkan Fakta Berita Pengeroyokan hingga Operasi Plastik Ratna Sarumpaet)

"Kami justru sebenarnya merasa janggal ya. Kenapa janggal? Justru polisi seperti PR, public relation, yang kemudian bukan justru mendatangi Mbak Ratna mencari informasi yang secukupnya terkait dengan pengakuan Mbak Ratna, tapi justru kemudian membuat narasi-narasi yang lain," ujar Dahnil saat dikonfirmasi, Rabu (3/10/2018).

Ratna Sarumpaet. (Foto: Okezone)

Ia menegaskan seharusnya kepolisian tidak menyimpulkan secara sepihak tanpa adanya keterangan dari Ratna Sarumpaet. Polisi, lanjut Dahnil, harus aktif menemui Ratna dan meminta keterangan benar atau tidak telah terjadi penganiayaan, bila tak ada laporan.

"Polisi seolah-olah aktif menegasikan Bu Ratna tanpa ada upaya meminta keterangan yang bersangkutan. Kemudian korban di media menyatakan Beliau tidak mau melapor, segala macam, kan polisi juga bisa aktif mendatangi yang bersangkutan, idealnya seperti itu, tapi polisi jadi PR. Nah, ini yang menurut kami janggal," tegasnya.

(Baca juga: Tim Prabowo-Sandi sejak Awal Minta Ratna Sarumpaet Lapor Polisi, tapi Tak Dilakukan)

Meski begitu, pihaknya akan tetap berupaya menemui Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menanyakan kasus ini.

"Jadi kalau memang nanti Pak Prabowo atau Pak Amien Rais berencana ingin menemui Kapolri hari ini, saya rencananya akan ke Mabes Polri untuk mengatur itu. Tapi saya belum pastikan dulu, nanti siang saya konfirmasi dulu," jelasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini