nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Panglima TNI Pastikan 3 Pesawat Hercules Sudah Bisa Terbang dari Bandara Palu Menuju Makassar

Bayu Septianto, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 15:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 01 337 1958078 panglima-tni-pastikan-3-pesawat-hercules-sudah-bisa-diterbangkan-dari-palu-ke-makassar-JfVJhwegpG.jpg Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (foto: Okezone)

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membenarkan bila sempat terjadi pemberhentian sementara tiga pesawat hercules dan tiga helikopter milik TNI AU tujuan Makassar dari Palu yang mengangkut bantuan sosial dan keluarga korban gempa. Namun, Hadi memastikan bila saat ini tiga pesawat hercules sudah bisa diterbangkan.

Menurut Hadi, keributan yang terjadi di Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu akibat ramainya masyarakat yang ingin terbang ke Makassar. Antrean terjadi lantaran saat itu hanya terjadi dua pesawat hercules.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto  Tinjau Pameran Alutsista di Monas 

"Iya itu mau naik Hercules ada 3.000-5.000 orang tapi sudah beres, hercules sudah bisa terbang," ujar Hadi di Kantor Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).

Untuk mengurai antrean, TNI juga berkoordinasi dengan PT Pelni untuk mengangkut masyarakat keluar dari Palu. Hadi mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri BUMN Rini Soemarno untuk menyediakan kapal di Palu. Untuk pesawat hercules, kata Hadi akan diprioritaskan bagi masyarakat yang menjadi korban luka sehingga membutuhkan penanganan yang cepat.

"Hercules tetap jalan dua tetapi nanti kami prioritaskan untuk yang sakit ya. Yang sehat nanti kami naikkan (kapal) Pelni 3000-5000 orang," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan Okezone, penerbangan tiga pesawat hercules dan tiga helikopter milik TNI AU tujuan Makassar dari Palu yang mengangkut bantuan sosial dan keluarga korban gempa dihentikan sementara.

Mengingat ribuan penumpang mulai memadati Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu. Mereka menerobos pagar masuk ke dalam landasan pacu.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Sultan Hasanuddin, Mayor Sus Henny Purwani mengatakan untuk sementara dihentikan. Diamana pesawat itu mengangkut bantuan sosial tim medis dan obat-obatan serta logistic untuk korban gempa di Donggala dan Palu Sulawesi Tengah.

 

Alasan dihentikannya penerbangan kata Heny, banyaknya warga yang masuk ke dalam area landasan pacu. Bahkan ada yang sampai tidur di bawa pesawat hercules saat sedang parkir di landasan. Mereka penumpang yang mulai brutal hingga masuk ke area landasan pacu.

"Iya mas banyak yang brutal. Masyarakat Palu mas. Jadi herkulesnya tidak bisa dukung bantuan sosial untuk sementara penerbangan dihentikan," jelas Heny.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini