nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OSO Dorong Status Gempa & Tsunami di Sulteng Dinaikkan Jadi Bencana Nasional

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 15:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 01 337 1958068 oso-dorong-status-gempa-tsunami-di-sulteng-dinaikkan-jadi-bencana-nasional-D6CFtzSwMr.jpg Ketua DPD RI Osman Sapta Odang. (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA – Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) setuju peristiwa gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), statusnya dinaikkan sebagai bencana nasional. Ia pun mendorong agar gempa dan tsunami di Sulteng dijadikan sebagai bencana nasional.

“Ya saya mendorong itu sebagai bencana nasional,” ungkap OSO di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/10/2018). 

OSO menilai, peristiwa tsunami dan gempa bumi di Sulteng sudah pantas untuk dinaikkan menjadi bencana nasional. Namun, ia menyerahkan sepenuhnya penetapan status bencana nasional itu kepada pemerintah.

“Jangan dilihat dari sayanya. Tapi, dilihat secara teknik apakah itu sudah secara betul-betul. Jadi, menurut saya sih ya (bencana nasional),” papar OSO.

Gempa Palu (BNPB)

Selain itu, Ketum Partai Hanura ini sangat mendukung bila pemerintah menambahkan dana untuk penanganan bencana alam.

“Tambah aja enggak apa-apa kok. Kalau tambah untuk musibah itu hukumnya halal. Pemerintah itu mengerti sekali soal itu,” pungkasnya.

(Baca Juga : Truk Pengangkut Bantuan untuk Korban Tsunami Palu Dijarah di Pasangkayu)

Sekadar diketahui, gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang Sulteng dan berpusat di Donggala pada pukul 17.02 WIB atau 18.02 Wita, Jumat 28 September 2018. Gempa dahsyat itu menimbulkan tsunami di Palu dan Donggala.

Data terbaru dari BNPB menyebutkan, korban tewas dalam bencana tersebut sudah mencapai 844 orang. Diperkirakan jumlah itu akan terus bertambah karena proses evakuasi masih terus dilakukan di lokasi bencana.

(Baca Juga : Dibutuhkan Lebih Banyak Alat Berat Evakuasi Korban Gempa Palu-Donggala)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini