BNPB: 48 Warga Meninggal di Palu, 356 Orang Luka-Luka

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 29 September 2018 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 29 337 1957295 bnpb-48-warga-meninggal-di-palu-356-orang-luka-luka-JknXp7OkU2.jpg Sutopo Purwo Nugroho (Foto: Putera/Okezone)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sampai saat ini tercatat ada 48 korban meninggal dunia pasca-kejadian Gempa Bumi dan Tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, angka tersebut merupakan korban yang didata dari Kota Palu. Untuk Kabupaten Donggala, pihaknya masih belum mendapatkan informasi.

"Total 48 orang meninggal dunia dan diperkirakan terus bertambah. Ini di Kota Palu saja," kata Sutopo di Gedung BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (29/9/2018).

Para korban itu, kata Sutopo, sudah dilakukan evakuasi dan penanganan di Rumah Sakit (RS) yang ada di Kota Palu. Namun, petugas masih terus mmengevakuasi dengan peralatan seadanya.

Kondisi Pantai di Kota Palu Pascatsunami

Setidaknya, korban itu tersebar di Rumah Sakit (RS) Woodward Palu dua orang meninggal dunia, RS Budi Agung ada 10 meninggal dunia, RS Samartan Palu ada 6 korban meninggal dunia, dan RS Undata Palu dengan 30 korban meninggal dunia.

"Luka-luka ada 356 orang dan ribuan rumah rusak," jelas dia.

Menurut Sutopo, korban meninggal dunia sebagian besar akibat gempa bumi. Sementara untuk korban Tsunami masih dalam pendataan.

"Kami temukan banyak di pantai-pantai," ucap Sutopo.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang kepulauan Sulawesi Tengah‎ sekira pada Jumat, 28 September 2018, sore. Gempa tersebut menimbulkan tsunami atau gelombang tinggi di bagian pesisir Kabupaten Donggala, Mamuju Utara, dan Palu.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini