nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Din Syamsuddin Mundur, Jokowi: Beliau Ingin Netral

Hambali, Jurnalis · Rabu 26 September 2018 14:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 26 337 1955845 din-syamsuddin-mundur-jokowi-beliau-ingin-netral-j5ELMy41xb.jpg Presiden Jokowi (foto: KoranSINDO)

TANGERANG SELATAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan alasan Din Syamsuddin mundur sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar agama dan Peradaban‎. Jokowi pun akan menghormati keputusan Din Syamsuddin yang ingin netral jelang pelaksanaan pemilihan umum dan pemilihan presiden 2019 mendatang.

"Saya sangat menghormati pilihan Pak Din, dan beliau tentu sudah banyak pertimbangan matang. Beliau ingin di tengah, ingin netral, dan saya sangat menghargai apa yang sudah diputuskan," terang Presiden Jokowi di ICE BSD, Tangerang, Rabu (26/9/2018).

Presiden Jokowi dan Din Syamsuddin (foto: Ist) 

Selain itu, Jokowi menyampaikan, akan segera mencari pengganti Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar agama dan Peradaban‎. "Secepatnya akan saya menunjuk penggantinya, kalau bisa mungkin hari ini atau besok," tegasnya.

Meski begitu, Presiden Jokowi belum mau menyebutkan siapa sosok pengganti yang akan menempati posisi yang ditinggal Din Syamsuddin. "Nanti setelah diputuskan, akan saya umumkan," jawabnya singkat.

Sebelumnya, Din yang juga adalah mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menyatakan, jika dirinya masih memiliki jabatan dalam struktural pengurus PP Muhammadiyah. Sehingga, dia lebih memilih untuk netral selama memasuki tahapan Pilpres 2019.

"Jadi, kalau saya masih menjabat sebagai utusan khusus presiden yang sekarang jadi capres, itu berarti banyak yang memahaminya saya hanya ada di sini, di satu pihak, di satu kubu, dan itu akan menghalangi dan tidak memudahkan upaya saya untuk membangun kebersamaan dari masyarakat majemuk, di berbagai organisasi," tutur Din.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini