Bangun Indonesia Maju, Ketua Wantimpres : Paling Penting Manusia Sehat serta Didukung Infrastruktur

Syaiful Islam, Okezone · Sabtu 22 September 2018 23:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 22 337 1954275 bangun-indonesia-maju-ketua-wantimpres-paling-penting-manusia-sehat-serta-didukung-infrastruktur-ixYDYqBoKC.jpg Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI Sri Adiningsih. (Foto : Syaiful Islam/Okezone)

SURABAYA – Banyak cara yang harus dilakukan untuk memajukan bangsa Indonesia. Namun, yang paling penting yakni membangun manusia sehat. Kemudian didukung dengan pembangunan infrastruktur yang merata dari Sabang hingga Merauke.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI Sri Adiningsih ketika memberikan sambutan dalam acara pembukaan Pameran Foto "Tanah Air" dan Diskusi Kepemudaan di House Sampoerna, Surabaya, Jatim, Sabtu (22/9/2018).

"Untuk bangun Indonesia maju, paling penting bangun manusia sehat dan pintar serta didukung infrastruktur yang bagus. Kelihatan sepele dasar Indonesia maju, tidak mungkin kalau manusia kualitas rendah, tapi manusianya harus berkualitas. Para generasi milenial ini nanti yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan," terang Sri.

Menurut Sri, sekarang yang sudah ikut BPJS Kesehatan sebanyak 201 juta orang Indonesia, dan dibiayai negara berjumlah 92 juta yang diakses lewat faskes. Selain itu, di bidang pendidikan juga penting untuk mendidik putra putri bangsa.

Di samping itu, juga harus didukung dengan infrastruktur yang bagus. Pembangunan tidak hanya di Jawa, tapi harus merata seperti Kalimantan dan Papua serta pos lintas batas negara. Hal ini penting berbicara bangun Indonesia.

Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI Sri Adiningsih. (Foto : Syaiful Islam)

"Pemerintah membangun mulai dari desa yang disebut dengan program Nawacita. Dana desa yang dikucurkan pemerintah untuk membangun jalan, jembatan, irigasi, pasar, embung dan sumur," paparnya.

Selanjutnya, sambung Sri, penting juga pasokan listrik yang normal. Disusul dengan internet yang sangat berkembang sekarang. Saat ini internet sudah masuk desa. Jajaran pemerintah lakukan transformasi SIM dan paspor.

"Program pemerintah tenaga kerja semuanya sudah disiapkan e-commerce, dunia usaha pasti dan yakin sudah dalam jaringan. Jumlah online ojek 1,5 juta, UKM 4 juta dibuka lapak. Resmi dunia sudah berubah klik setiap hari, belanja online jam kantor," tukasnya.

Pembukaan pameran Foto "Tanah Air" dan Diskusi Kepemudaan ditandai dengan pembubuhan tanda tangan oleh Ketua Wantimpres Sri Adiningsih. Selanjutnya Sri bersama para seniman meninjau pameran foto.

Direktur Urusan Fiskal dan Eksternal Sampoerna Elvira Lianita menyatakan, dalam memperingati sumpah pemuda 2018 pihaknya bersama lembaga museum, pemerintah dan kolektor bersatu menggelar pameran warisan budaya dan foto "tanah air" bertema kepemudaan.

"Kaum muda sebagai agen perubahan perlu meningkatkan kompetensi agar dapat membangun Indonesia yang lebih baik. Hal ini dapat menjadi modal sosial yang baik untuk membangun bangsa. Pameran digelar mulai 22 September sampai 11 November 2018 di The Residence, House of Sampoerna," ucap Elvira.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini