nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Berita SBY di Asia Sentinel, Johan Budi: Jangan Kaitkan dengan Istana

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 18 September 2018 13:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 18 337 1952045 soal-berita-sby-di-soal-berita-sby-di-asia-sentinel-johan-budi-jangan-kaitkan-dengan-istanaasia-sentinel-johan-budi-jangan-kaitkan-dengan-istana-x24aM2Manp.jpg Johan Budi (Okezone)

JAKARTA - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Johan Budi Sapta Prabowo membantah tudingan bahwa Istana ikut terlibat dalam pemberitaan Asia Sentinel tetang kasus pencucian uang bail-out Bank Century yang dianggap menyudutkan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Saya kira enggak ada hubungan sama sekali. Di mana letak kesimpulan mem-backing itu di mana? Kan harus ada data atau korelasi yang valid kemudian bisa disimpulkan ada hubungan dengan Istana," kata Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Johan Budi menegaskan, hubungan Istana dan SBY dalam keadaan baik-baik saja. Ia menambahkan, pemerintah juga tidak memiliki peran apapun dengan pemberitaan tentang SBY dari media berbasis di Hongkong tersebut.

"Jangan kemudian apa-apa selalu dikaitkan dengan Istana," paparnya.

 

Ia pun menerangkan tentang foto salah satu pendiri Asia Sentinel, Lin Neumann bersama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang diunggah oleh Wasekjen DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik di akun twitter-nya.

Menurut Budi, foto itu dilakukan saat KSP bertemu para pimpinan redaksi (pemred) media nasional maupun media asing."Pas pertemuan apa saya enggak tahu itu. Mungkin pas ramai-ramai ada pertemuan. Yang ketemu banyak Pemred jangan kemudian di-simplified, disimpulkan ke situ. Jauh sekali. Itu namanya, istilahnya jumping conclusion," imbuhnya.

Mantan Jubir KPK itu berharap tidak ada lagi yang mengaitkan antara pemerintah dengan pemberitaan tentang SBY. Sebab, saat ini pihaknya tengah bekerja keras untuk mensejahterakan Indonesia.

"Saya kira tidak ada hubungan dengan Pak Presiden. Kamu tanya ke Sentinel sana kenapa begitu. Jangan belum apa-apa langsung dikaitkan, kasihan Pak Presiden. kita ini sedang bekerja keras," tandasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini