nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketum PAN Diperiksa KPK sebagai Saksi Suap Bupati Lampung Selatan

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 18 September 2018 11:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 18 337 1951954 ketum-pan-diperiksa-kpk-sebagai-saksi-suap-bupati-lampung-selatan-BngNF091IO.jpg Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Tiba di KPK (foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) memenuhi panggilan pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada hari ini. Sedianya, Zulhas akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Majelis Pembina Persatuan Tabiyah Islamiyah (Perti).

Ketua MPR RI tersebut akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Selatan tahun anggaran 2018 yang menyeret adiknya, Zainudin Hasan. Namun, Zulhas kali ini diperiksa untuk tersangka Gilang Ramadhan (GR)

"Yang b‎ersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka GR," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (18/9/2018).

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di KPK (foto: Arie/Okezone)	Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di KPK (foto: Arie/Okezone) 

Pantauan O‎kezone di lapangan, Zulhas telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, sekira pada pukul 09.50 WIB. Dia datang dengan mengenakan kemeja biru selaras dengan jaketnya.

Pria berkacamata tersebut mengakui kedatangannya memang untuk memenuhi panggilan penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Majelis Pembina Persatuan Tabiyah Islamiyah (Perti). ‎

"Ya saya diperiksa dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua Majelis Pembina Tarbiyah Perti‎," kata Zulhas di pelataran KPK.

Tak hanya Zulhas, KPK juga memanggil seorang saksi lainnya untuk merampungkan berkas penyidikan Gilang Ramadhan. Saksi lainnya yang juga dipanggil untuk diperiksa pada hari ini yaitu, Advokat Soplan Sitepu.

Sebelumnya, tim penyidik lembaga antirasuah telah lebih dulu memeriksa Ketua Umum Perti, Basri Bermanda, pada Rabu, 12 September 2018. ‎Saat itu, Basri juga diperiksa untuk tersangka Gilang Ramadhan.

 

KPK sendiri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait infrastruktur di Dinas PUPR Lampung Selatan, tahun anggaran 2018. Empat tersangka tersebut yakni, Bupati Lampsel, Zainudin Hasan; anggota DPRD Lampsel, Agus Bhakti Nugraha; Kadis PUPR Lampsel, Anjar Asmara; serta Bos CV 9 Naga, Gilang Ramadhan.

Diduga, Zainudin menerima suap dari Bos CV 9 Naga, Gilang Ramadhan. Zainudin berperan mengarahkan semua proyek pada Dinas PUPR Lampung Selatan melalui Agus Bhakti Nugraha. Zainudin meminta agar Agus Bhakti koordinasi dengan Anjas Asmara untuk mengatur proyek di Lampsel.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini