nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Secercah Harapan Suporter Persija Agar Stadion BMW Segera Terwujud

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 15 September 2018 13:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 14 337 1950737 secercah-harapan-suporter-persija-agar-stadion-bmw-segera-terwujud-BL71EQ6mOQ.jpg Lokasi pembangunan Stadion BMW di kawasan Jakarta Utara. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA – Persija Jakarta adalah klub yang didirikan pada tahun 1928 dengan awal mula Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ) dan memiliki sejarah panjang didalam perjalanan sepakbola di Indonesia. Bahkan bisa dibilang selalu mencipatkan pemain yang berbakat bagi sepakbola tim nasional Indonesia.

Sejarah mencatat Persija menjuarai kompetisi perserikatan sebanyak sembilan kali, yaitu pada musim 1931, 1933, 1934, 1938, 1954, 1964, 1973, 1975, dan 1979. Tim kebanggaan ibu kota juga tercatat sekali menjadi kampiun Liga Indonesia pada musim 2001 dan juga menjadi Juara Piala Presiden 2018.

Namun di tengah gemerlapnya prestasi yang dihasilkan oleh Persija, klub kebanggaan masyarakat Jakarta ini tak mempunyai stadion guna melakoni partai kandangnya dalam mengarungi Liga Indonesia.

Kerap kali ketika perhelatan Pilkada DKI Jakarta, pembangunan Stadion untuk Persija selalu menjadi bahan untuk menarik massa. Bagaimana tidak kelompok supporter Persija yang bernama The Jakmania bisa dikatakan memilik basis yang banyak. Namun hingga kini belum ada satupun yang melaksanakan pembangunan itu.

Sewaktu massa kampanye, Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno paling gencar mengampanyekan pembangunan stadion. Namun, jelang setahun pasca pelantikan, Sandiaga Uno mundur dari jabatannya sebagai wakil gubernur dan meninggalkan pembangunan proyek stadion yang akan dimulai pada Oktober 2018.

Lalu bagaimana harapan suporter Persija terkait pembangunan Stadion BMW yang digadang-gadang akan seperti kandang Manchester United, Old Trafford?

Stadion BMW (fadel)

Salah satu suporter Persija Jakarta, Rachmat Fahzry mengharapkan adanya penjelasan terkait pembangunan markas bagi Macan Kemayoran ini. Pembangunan stadion tersebut sudah muncul dari era Gubernur Fauzi Bowo hingga sekarang Anies Baswedan.

"Harus dijelaskan seterang-terangnya bagaimana, apa yang membuat pembangunan stadion itu lama," papar Fahzry ketika berbincang dengan Okezone.

Fazry mengatakan, Persija merupakan sebuah tim yang memilik nama besar ditambah lagi klub tersebut berasal dari Ibu Kota dan memiliki basis pendukung yang banyak. Oleh karenanya, ia sangat berharap pembangunan stadion tak hanya dimanfaatkan sebagai janji-janji saja.

"Persija harus punya kandang sendiri, jangan numpang mulu. Pindah-pindah terus, ini kan tim sepakbola apa jasa ekspedisi? Setiap main kandang mondar-mandir mulu. Pembangunan stadion haruslah jadi," tegas Fahzry.

Sementara, pendukung Persija lainnya asal Bintaro bernama Bayu Riki mengaku sangat kecewa apabila pembangunan Stadion BMW tak terealisasikan lagi nantinya. Saat berbincang dengan Okezone ia sangat berharap Pemprov DKI Jakarta dapat merealisasikan pembangunan Stadion bagi kandang Persija yang memiliki basis suporter banyak.

"Saya berkaca di beberapa daerah, mereka sudah memiliki stadion dengan standard internasional. Apalagi Pemprov DKI Jakarta saat ini tak memiliki fasilitas sepakbola semacam stadion berstandard nasional," ungkap Bayu.

Bayu mengakui bilamana menyaksikan Persija berlaga merupakan sebuah hiburan bagi para The Jakmania. Namun, ia kerap kali menyaksikan tim kesayangannya berlaga di luar kota lantaran tak bisa bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBBK) yang merupakan milik negara. Bayu pun rela mengeluarkan kocek lebih demi mendukung Macan Kemayoran berlaga di luar kota.

"Saat SUGBK tak bisa dipakai, Persija harus terusir ke luar kota dan para pendukung harus berusaha untuk menyaksikan pertandingan di luar kota," kata Bayu.

Sedangkan, suporter Persija lainnya yang bernama Wanda mengutarakan, ia akan mengawasi janji kampanye Anies Baswedan dalam pembangunan Stadion yang berada di Jakarta Utara yang akan segera dimulai pada bulan Oktober 2018.

"Sebagai warga Jakarta, sebaiknya mengawal rancangan ini agar sesuai aturan dan tepat waktu. Agar proses pembangunan tak mangkrak," tutur Wanda.

Selain itu, suporter Persija bernama Fajar mengaku tak ingin terlalu berharap dengan janji politik yang sudah diutarakan oleh Gubernur DKI Jakarta. Sebab, ia menilai adanya Stadion BMW nantinya tak menjamin Macan Kemayoran tak akan terusir lagi dari Jakarta ketika berlaga.

"Stadion BMW dikelola Pemprov, Siapun bisa memakai itu Stadion. Seperti Persitara Jakarta Utara bisa menggunakan juga. Bukan jaminan Persija tidak akan terusir dari Ibu Kota," jelas Fajar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini