nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengembalian Rp700 Juta ke KPK, Sekjen Golkar: Itu Individu, Bukan Perintah Partai

Bayu Septianto, Jurnalis · Kamis 13 September 2018 22:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 13 337 1950192 pengembalian-rp700-juta-ke-kpk-sekjen-golkar-itu-individu-bukan-perintah-partai-gHHMfgMeFH.jpg Sekjen Partai Golkar, Loedwijk F Paulus. (Foto: Bayu S/Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus mengatakan, tidak ada perintah dari partai kepada para kadernya untuk mengembalikan uang Rp700 juta ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Lodewijk, pengembalian uang terkait perkara dugaan suap dalam proyek pembangunan PLTU Riau-1 itu murni kehendak dari salah seorang kadernya.

"Ini bukan (perintah) partai, ini individu ya, jadi bedakan antara individu dan partai," ujar Lodewijk di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018).

Menurut Lodewijk, pengembalian uang tersebut kemungkinan akibat seruan dari mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham yang kini juga telah menjadi tersangka atas kasus tersebut. Idrus sebelumnya meminta kepada kader Golkar yang ikut menerima uang agar mengembalikannya ke KPK.

"Itu ya mungkin kita hargai Pak Idrus Marham menyampaikan bahwa kader Golkar kalau ada yang menerima uang itu, coba agar dikembalikan," ucap Lodewijk.

Meski begitu, Lodewijk menegaskan bahwa perkara dugaan korupsi proyek pembangunan PLTU Riau-1 itu sama sekali tidak terkait dengan Golkar secara institusi. Partai Golkar, lanjutnya menyerahkan sepenuhnya proses hukum sejumlah kadernya kepada KPK.

Gedung KPK

"Biarkanlah ini berproses, jadi jangan ranah hukum kita bahas di sini, tidak tepat, biar saja berproses," kata Lodewijk.

KPK menerima uang senilai Rp700 juta yang diserahkan oleh salah satu pengurus Partai Golkar yang diduga terkait dengan perkara dugaan suap pembangunan PLTU Riau-1 yang menjerat mantan Sekjen Golkar Idrus Marham.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, uang tersebut telah dimasukkan ke dalam berkas penyidikan perkara. Selain uang, Febri mengungkapkan, pihaknya juga mendalami sejumlah keterangan-keterangan dari pihak yang mengembalikan.

Kendati begitu, Febri belum merinci siapa pihak yang mengembalikan uang tersebut. Dia hanya memastikan bahwa orang tersebut adalah salah satu pengurus di DPP Partai Golkar.

(qlh)

Berita Terkait

Korupsi PLTU Riau

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini