Share

Diperiksa KPK, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Ngaku untuk Kasus Baru

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 05 September 2018 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 05 337 1946447 diperiksa-kpk-wakil-ketua-dpr-taufik-kurniawan-ngaku-untuk-kasus-baru-2InkQf4gZL.jpg Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan di KPK (foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - Wakil Ke‎tua DPR asal Partai Amanat Nasional (PAN), Taufik Kurniawan mengaku diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelidikan baru untuk sebuah dugaan kasus. Namun dia tidak menjelaskan secara detail dugaan kasus yang sedang diselidiki KPK tersebut.

Taufik hanya menjelaskan dirinya dimintai keterangan ‎untuk dugaan kasus yang berkaitan dengan mekanisme anggaran di DPR khususnya, Dana Alokasi Khusus (DAK). Kepada penyelidik, Taufik menyatakan sudah menjelaskan seluruh proses anggaran di DPR.

"(Diperiksa) untuk menjelaskan terkait dengan mekanisme penganggaran di DPR. Artinya pembahasan mekanisme yang terkait pembahasan proses APBN sudah saya sampaikan ke penyidik," kata Taufik di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (5/9/2018).

Dia juga mengaku diperiksa bukan dalam kapasitasnya sebagai saksi. Hanya saja, sambung Taufik, penyelidik membutuhkan keterangannya untuk penyelidikan sebuah dugaan kasus yang berkaitan dengan penganggaran di DPR.

 korupsi

‎"Bukan saksi cuma dimintai keterangan bagaimana mekanisme penganggaran secara mekanisme di DPR. Yang dana alokasi khusus semua. Mafia anggaran semua," terangnya.

"Saya kan wakil Ketua DPR bidang ekonomi, keuangan, saya apresiasi prosesnya sangat ramah semua terkait mekanisme penganggaran di DPR sudah saya sampaikan semua," sambung Taufik.

Sebelumnya, nama Taufik Kurniawan sendiri sempat muncul dalam sidang perkara korupsi yang menyeret Bupati non-aktif Kebumen, Yahya Fuad. Saat itu, Yahya bersaksi untuk terdakwa pengusaha asal Kebumen Khayub Muhammad Lutfi di Pengadilan Tipikor Semarang, pada Rabu, 4 Juli 2018.

Yahya Fuad mebyebut Taufik menerima uang sebesar Rp3,7 miliar terkait dengan pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBN. Yahya juga mengakui bertemu dengan Taufik sebanyak dua kali yakni, di Jakarta dan Semarang.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini