nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi: Anak-Anak di Lombok Takut Belajar di Dalam Gedung

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 03 September 2018 17:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 03 337 1945377 jokowi-anak-anak-di-lombok-takut-belajar-di-dalam-gedung-QFKYrHQaxm.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Antara)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung SMP 6 Mataram, salah satu sekolah yang terdampak gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Negara mengatakan, sekolah tersebut mengalami retak-retak dibagian dinding usai diguncang gempa berkekuatan hampir 7 skala richter tersebut. Meski demikian, Kementerian PUPR mengaudit sekolah SMP 6 Mataram masih bisa untuk digunakan.

"Tetapi karena banyak retak-retak, banyak konstruksi yang mengkhawatirkan sehingga anak-anak takut belajar di dalam gedung," kata Jokowi dari keterangan resmi Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Senin (3/9/2018).

Jokowi langsung memerintahkan agar bangunan sekolah tersebut bisa segera diperbaiki. Rencananya, perbaikan tersebut akan dilakukan oleh PT Wika Gedung mulai besok, Selasa 4 September 2018.

 GEMPA

"Untuk konstruksinya disuntik, bangunannya yang retak diperbaiki, plafonnya yang runtuh diperbaiki. Sementara ya memang belajar (di luar kelas) seperti ini," lanjutnya.

Selain SMP 6 Mataram, Jokowi juga mengatakan bahwa sekolah-sekolah lain yang akan segera diperbaiki setelah dicek dan diaudit satu per satu. Adapun beban pembiayaan akan menjadi tanggungan bersama pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

 GEMPA

Ia melanjutkan bahwa pemerintah masih menghitung nilai anggaran yang dibebankan kepada APBN untuk perbaikan sekolah-sekolah yang terdampak gempa Lombok tersebut.

"Belum, kita belum menentukan itu karena ngecek dulu, diaudit kerusakannya berat, sedang, atau ringan, semuanya baru dihitung nanti. Tapi yang di sini saya sudah perintahkan untuk dimulai. Ya dari Wika Gedung," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini