Vlogger Palestina Berpaspor Israel Ditolak Masuk ke Indonesia, Ini Penjelasan Imigrasi

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 03 September 2018 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 03 337 1945305 vlogger-palestina-berpaspor-israel-ditolak-masuk-ke-indonesia-ini-penjelasan-imigrasi-zomNzRQX05.jpg Nuseir Yassin (Facebook)

JAKARTA – Vlogger asal Palestina yang berpaspor Israel, Nuseir Yassin mengaku ditolak masuk ke Indonesia. Kabag Humas Imigrasi, Agung Sampurno memberikan penjelasan soal pencipta Nas Daily itu tak bisa masuk ke Nusantara.

“Yang benar gini, permohonan visa si vlogger itu ditolak. Jadi yang bersangkutan mengajukan visa, setelah diproses,permohonannya ditolak. Jadi jangan sampai salah tulis,” kata Agung saat dikonfirmasi Okezone, Senin (3/9/2018).

Tapi, dia enggan menjelaskan apa alasan visa Nuseir Yassin ditolak Imigrasi. “(Itu) kewenangan setiap negara. Kalau orang minta permohonan kan bisa iya diterima, bisa tidak diterima‎ permohonannya,” tukasnya.

Menurut Agung, diterima tidaknya permohonan visa kunjungan ke sebuah negara adalah hal wajar. Namun, dia memaklumi jika penolakan visa Nuseir Yassin heboh karena faktor si pengajunya yang mengumbar ke publik.

“‎Ini kan yang menjadi luar biasa, karena dia vlogger, menulis gitu kan,” ujar Agung.‎

“Yang perlu ditekankan ini tidak ada hubungannya dengan agama, ras, politik, dan ekonomi. Jadi terlalu berlebihan kalau dihubungkan dengan itu,” lanjutnya.

Agung menegaskan bahwa penolakan visa Nuseir Yassin tak ada hubungannya dengan paspornya yang berkewarganegaraan Israel. Enggak ada hubungannya. Kalau dia pengen dateng ya silahkan coba lagi saja. Itu kan ditolak proses bagian dari adminitrasi.”

(Baca juga: Nuseir Yassin, Vlogger Berdarah Palestina Ditolak Masuk Indonesia)

Sebelumnya, Nuseir Yassin mengaku ditolak masuk ke Indonesia. Ia membuat posting-an di Facebook, yang menceritakan perjuangan dirinya untuk bisa mengunjungi Indonesia.

"Dengan hati yang berat saya mengumumkan bahwa saya ditolak dari mengunjungi negara Anda. Saya datang ke Singapura terutama untuk melamar Visa Indonesia. Karena Indonesia adalah satu-satunya negara yang saya ingin menempatkan usaha untuk mengunjungi," tulis Nuseir Yassin pada 31 Agustus lalu.

Ia mengaku telah mengikuti seluruh proses sesuai dengan panduan yang disarankan, tapi masih ditolak. "Bagi seorang Palestina-Israel seperti saya, itu tidak mudah. Anda harus melalui proses visa khusus dan banyak sekali berkas untuk diajukan," katanya.

Ia menduga bahwa penolakan ini dikarenakan paspor Israel miliknya. "Bahkan jika saya seorang Muslim Palestina. Saya masih diberitahu bahwa saya tidak diizinkan masuk."

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini