Ondel-Ondel Nyari Recehan, Ini Jawaban Pemprov DKI

Fadel Prayoga, Okezone · Sabtu 01 September 2018 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 01 337 1944505 ondel-ondel-nyari-recehan-ini-jawaban-pemprov-dki-18aVqsJIHE.jpg

JAKARTA - Fenomena ondel-ondel berada di jalanan Ibu Kota untuk mencari uang receh menimbulkan dugaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kurang memberikan wadah terhadap seniman kebudayaan Betawi tersebut.

Padahal, dalam Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi sudah jelas kalau Pemprov DKI wajib melestarikan kesenian warisan nenek moyang orang Betawi itu.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Asiantoro mengatakan, pihaknya sudah berupaya untuk mengsosialisasikan kesenian tersebut. Namun, ia mengakui kalau pihaknya tak bisa mengakomodir seluruh seniman ondel-ondel.

"Pemda DKI bertanggungjawab, kan enggak mungkin juga semua terfasilitasi," kata Asiantoro kepada Okezone.

Asiantoro menjelaskan, pengusaha ondel-ondel sebenarnya sudah memiliki wadah untuk menyampaikan keluh-kesah mereka. Pengrajin ondel-ondel di Jakarta itu tergabung ke dalam suatu asosiasi. Di sana mereka akan saling bertukar informasi terkait tempat pementasan.

Dalam asosiasi itu terdapat beberapa syarat tertentu untuk dapat memainkan kesenian ondel-ondel. Mereka akan mengembalikan marwah ondel-ondel seperti dahulu kala.

"Jadi diatur sama asosiasi itu, yang boleh ngamen itu kalau dia lengkap alat musiknya, bukan pakai kaset," jelasnya.

Asiantoro menyampaikan, ketika pengrajin ondel-ondel telah memenuhi klasifikasi untuk memainkan ondel-ondel maka pihaknya akan mengajak mereka untuk pentas. Disparbud selalu memberdayakan mereka melalui kegiatan festival budaya Betawi yang terselenggara setiap tahunnya di enam wilayah Ibu Kota.

"Ondel-ondel adalah salah satu warisan budaya. Intinya tetap kita berdayakan. Semakin banyak festival, semakin banyak lapangan kerja utk ondel-ondel. Nah makanya tugas kita membuat festival," jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, beberapa waktu lalu pada tahun 2014 pihaknya pun pernah membawa ondel-ondel ke Riau dalam sebuah acara kesenian di sana. Hal tersebut bertujuan untuk mengenalkan budaya Betawi ke seluruh daerah. Sehingga masyarakat Indonesia dapat mengetahui kalau Jakarta memiliki ciri khas tersendiri, yaitu ondel-ondel.

"Contoh bukti bahwa pemerintah peduli, ondel-ondel itu pernah saya bawa naik pesawat, artinya tampil di luar Jakarta. Saya ke Dumai, Riau. Kebetulan grup yang saya bawa itu adalah grup terbaik. Kenap saya ajak naik pesawat? Biar kesenian itu terlestarikan, artinya kan bisa diandalkan. Kan jarang kan liat ondel-ondel naik pesawat," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini